Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya

Kabar Kesehatan – Hati-hati Pemberian Antibiotik Pada Bayi

Ketika tubuh mulai merasa tidak nyaman dan terasa sakit, pengobatan merupakan pilihan utama. Tidak hanya orang dewasa, bayi juga kerap mengalami sakit. Bahkan bayi sangat rentan terhadap bakteri ataupun virus. Namun, untuk bayi tidak bisa asal-asalan dalam memberikan obat. Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa bayi yang sering diberikan obat seperti antibiotik serta antasida, bisa menimbulkan risiko alergi ketika sudah anak-anak.

Seperti yang dilansir dari Tech Times yang diterbitkan oleh JAMA Pediatrics Journal, bahwa sebanyak 800.000 anak yang lahir pada tahun 2001 dan 2013, yang telah mendapatkan asuransi dari personel militer dan juga pensiunan Amerika Serikat.

Hasil penelitian membuktikan bahwa anak yang sering meminum obat antibiotik dan juga antasida, mengalami risiko alergi pada makanan maupun obat-obatan. Untuk bayi yang sering meminum obat antasida ketika sakit dapat mengalami risiko alergi makanan, sedangkan untuk bayi yang meminum obat antibiotik  mampu mengalami risiko asma. Tidak hanya itu saja, bayi juga dapat mengalami risiko anafilaksis, seperti alergi beratbahkan bisa mengalami demam.

Ketika bayi mendapatkan antibiotik dan juga antasida, terbukti bahwa anak akan mengalami gangguan mikrobioma dibagian ususnya. Reaksi pada sistem imunnya juga dapat melebihi batas dan sangat berbahaya untuk bayi.

Pemberian obat kepada bayi memang tidak boleh sembarangan, harus menggunakan resep dokter. Seperti antibiotik dan antasida dapat diberikan kepada bayi apabila benar-benar data itu diperlukan. Sedangkan saat ini penggunakan antibiotik yang diberikan kepada pasien sangat berlebihan. Hal tersebut juga dikatakan oleh pemerhati kesehatan masyarakat yang berasal dari International Netword for Rational Use of Drugs Indonesia (INRUD Indonesia), yaitu DR. dr. Sunatono.

“Penggunaan antibiotik saat ini ada kecenderungan yang tidak rasional, 50 persen berlebihan tidak seperti yang dibutuhkan,” ujar Sunartono.

Sunartono juga menjelaskan bahwa tidak semua penyakit membutuhkan antibiotik. Pemakaian antibiotik harus di minimalkan atau penggunaannya jika benar-benar dibutuhkan.

“Semua rumah sakit harus menjalankan program ini, antibiotik hanya diberikan untuk pasien dengan kondisi besar terkena infeksi seperti operasi pembedahan dan sejenisnya,” kata Sunartono.

 

Agen Bola Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *