Kabar Kesehatan – Hati-hati Zat Anti Lengket Pada Bungkus Makan Membahayakanmu

Para peneliti telah menemukan bahwasannya bungkuks makanan cepat saji menggunakan kertas minyak memang kerap mengandung banyak bahan kimia yang anti lengket dan dapat larut kedalam makanan. Seperti yang telah dilansir dalam AFP pada hari Sabtu, 04/01/2017 dalam sebuah studi yang telah dipublikasikan didalam jurnal Enviromental Science & technology Letters itu  telah menguji lebih dari 400 contoh yang asalnya dari 27 restoran yang menyediakan makanan cepat saji waralaba yang ada di Amerika Serikat.

Sudah hampir setengah dari kertas pembungkus & juga 20 persen contoh kotak makanan misalnya untuk makanan kentang goreng dan juga pizza  telah mengandung banyak fluorine. Fluorine merupakan tanda dari tingginya adanya penggunaan bahan kimia yang memang biasanya tak ada pada karpet untuk tahan noda, peralatan masak yang anti lengket dan juga pakaian lapang yang memang tahan air.

“Pembungkus untuk makanan yang cepat saji, roti dan juga makanan penutup merupakan  hal yang paling banyak mengandung fluorine,” jelas di dalam laporan itu.

Tapi di dalam penelia itu tak menyebutkan bagaimana bahaya yang spesifik untuk kesehatan manusia dari adanya paparan senyawa kimia itu  yang telah dikenal dengan polyfluoroallkyl di dalam pembungkus makanan.

Di dalam penelitian telah mengingatkan akan bahayanya paparan PFASs yang ada kaitannya dengan kanker, penurunan daya tahan tubuh,adanya penyakit tiroid, rendahnya bobot bayi yang baru saja lhir dan juga adanya penurunan kesuburan manusia.

“Senyawa kimia itutelah ada kaitannya dengan jumlah masalah kesehatan jadi mengkhawatirkan bahwasannya banyak orang akan berpotensi terpaapar senya itu,,” jelas Laurel Schaide seorang penulis penelitian & juga ahli dalam imia lingkungan dari Silent Spring Institute.

“Anak-anak juga yang paling mempunyai resiko keehatan dikarenakan perkembangan tubuhnya akan rentan terhadap senyawa kimia yang beracun ini,” tambahnya.

Sebanyak 6  bahan uji yang mengandung PFAS dair jenis asam PFOAs juga telah dikenal sebagai C8. Padahal hal itu begi US Food& Drug Admministrasion di tahun 2011, pabrik besar telah disepakai untuk menghentikan penggunaakan C8 di dalamm kemasan makanan dikarenakan memang berbahaya untguk kesehatan.

About The Author