Kabar Kesehatan – Ingin Bentuk Payudara tetap Indah Pasca Menyusui? Coba Lakukan 3 Langkah Ini

 

Mempunyai kesempatan untuk menyusui buah hati merupakan keistimewaan yang sangat berharga. Dengan menyusui akan memastikan juga jika bayi  akan tumbuh kebih sehat dan ikatan yang terbangun dengan ibu akan lebih kuat. namun, tak jarang para ibu yang menyusui khawatir akan bentuk payudara pasca menyusui.

Saat menyusui, payudara wanita akan membesar, penuh dan kencang. Jadi tak heran jika kemudian banyak wanita dan juga para suami lebih menyukai bentuk payudaranya ketika saat menyusui. Sayangnya, setelah menyusui selesai, ukuran dari payudara ibu akan mulai kembali ke ukuran semula dan bentuknya juga akan berubah.

Akan tetapi, jangan bingung akan hal tersebut. Masih ada beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan untuk para ibu menyusui untuk mempertahankan bentuk payudara setelah selesai program menyusui. Seperti yang dilansir dari The Health Site, ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk menjaga bentuk payudara.

  1. Jaga Pola Makan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para ibu saat menyusui adalah dengan mengurangi asupan lemak jenuh untuk membantu program penurunan berat badannya pasca persalinan. Namun sebenarnya hal itu justru berujung pada kerusakan kulit, terutama kulit disekitar payudara.

Kekurangan lemak jenuh juga akan membuat payudara kehilangan elastisitas dan bentuknya sebab peregangan dan tarikan disaat menyusui. Hal tersebut terjadi disebabkan oleh sel membran yang ada di payudara terbuat dari lemak jenuh. Malah sebenarnya, asupan lemak jenuh itu akan membantu mencegah stretch mark pada payudara yang biasa muncul karena asupan ASI yang membuncah.

Jadi pastikan untuk mengkonsumsi makanan yang baik saat menyusui. Konsums makanan yang kaya akan lemak jenuh, seperti telur, daging, dan produk olahan susu. makanan – makanan tersebut akan memberi nutrisi yang benar – benar mengembalikan elastisitas kulit.

  1. Sapih Bayi di Usia yang Tepat.

Untuk tetap mempertahankan payudara tetap bagus dan kencang, usahakan jangan sampai sapih bayi secara mendadak. Cobalah untuk mengetahui tanda – tanda apakah bayi sudah siap disapih atau belum.

Pada usia tujuh hingga delapan bulan, bayi akan mulai bisa beradaptasi dengan MPASI-nya, dan dalam frekuensi bayi menyusu akan mulai berkurang. Namun, menurut dasar dari WHO, ibu sebaiknya menyusui bayinya sampai usia dua tahun

Jadi jika anda menginginkan terus menyusui dan tetao menjaga bentuk payudara, maka pastikan anda mengurangi frekuensi bayi menyusui secara pelan – pelan. Begitu akan sudah mulai menunjukkan pola makan yang jelas, cobalah mulai batasi menyusui bayi satu atau dua kali sehari. Lakukan hal tersebut secara perlahan sampai benar – benar bayi bisa berhenti saat memasuki usia dua tahun.

  1. Tahan Payudara saat Menyusui

Untuk menyusui dengan benar, duduklah pada tempat yang nyaman untuk menyusui dan pastikan juga punggung anda tertopang dengan benar. jika ingin menyusui bayi di sebelah kiri,maka letakkan kepala bayi anda pada lekukan lengan kiri. Selanjutnya gunakan seluruh lengan untuk menopang tubuh bayi.

Lalu tangan kanan, gunakan untuk mengangkat payudara kiri anda sedikit. Hal itu akan memastikan saat menyusui jaringan yang ada pada payudara tidak akan terlalu tertarik. Lakukanlah hal yang sama saat anda menyusui bayi di payudara kanan.

Be Sociable, Share!