Kabar Kesehatan – Inilah yang Terjadi pada Janin disaat Ibu Tertawa

Hamil adalah salah satu momen yang tidak terlupakan di dalam kehidupan seorang wanita. Selama masa hamil memang akan ada banyak sekali perubahan yang sudah terjadi. Emosi juga dapat naik dan juga turun. Walaupun ada stress, namun seorang ibu dapat tetap bahagia selama kehamilan.

Disaat ibu tertawa waktu hamil, apakah hamil di dalam kandungan itu juga ikut merasakan bahagianya? Nah, dari pertanyaan itu mungkin saja pernah terlintas di dalam benak kita. Danmemang benar, emosi ataupun suasana hati seorang ibu memang sangat mempengaruhi kondisi janin di dalam kandungan.

Seperti yang sudah dilansir dalam familyshare.com pada hari Selasa, 03/01/2017 dari penelitian  yang dilakukan oleh Association for Psychological Science ternyata janin yang sudah berusia 6 bulan memang sudah dapat terpengaruh emosi ibunya. Ada pengaruh emosi sang ibu dapat memberikan dampak dari perilaku anak kedepannya.

Seperti saat naik Roller Coaster

Secara fisik ternyata janin yang ada di dalam kandungan bergerak naik turun disaat ibunya tertawa. “Disaat kita melihat janin lewat USG dan kemudian Ibunya tertawa maka kita bisa melihat bahwa janin di dalam kandungan akan mengembang naik turun did alam rahim, dan mengangguk anggukkan kepala mereka, seperti lompat-lompat di trampoline,” jelas wakil Dekan penelitian yaitu Janet DiPietro.

“Disaat ibu melihat pada monitor, dia pun tertawa makin keras dan terlihat janin bergerak naik dan turun dengan lebih cepat. Kamipun berpikir jangan inilah kenapa orang menjadi suka roller coaster disaat dewasa,” tambahnya.

Mood ibu dapat dirasakan oleh janin

Mood yang dirasakan sanga ibu dapat dirasakan dan juga ikut mempengaruhi kondisi pada janin. Kegelisahan untuk jangka panjang, depresi dan stress dapat mempengaruhi janin. Jadi ibu yang sering kali merasa gelisah maka akan berpeluang melahirkan bayi yang rewel dan juga gampang gelisah.

Nah,maka dari itu sangat disarankan ibu sering tertawa, mengapa? hal tersebut dikarenakan tertawa dapat menciptakan kebahagiaan dan juga tubuh akan menjadi lebih  banayk oksigen yang nantintya dapat meningkatkan produksi endorphin. Dan efeknya juga dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dan juga bsia memperlancar sirkulasi. Dan untuk efek jangka panjangnya, dapat meningkatkan sisitem imu, bsia meredakan nyeri dan juga bisa meningkatkan kepuasan pribadi. Memang itu semua dapat dirasakan bayi di dalam kandungan.

About The Author