Kabar Kesehatan – Kemenkes Lakukan Sidak ke Tempat Praktik Pengobatan Jeng Ana, ini Hasilnya!

Pengobatan tradisional Jeng Ana yang terletak di Kalibata, Jakarta Selatan di sidak (inpeksi mendadak) oleh Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes mengutarakan teguran langsung atas penanyangan iklan Jeng Ana yang sudah melanggar peraturan dan juga cenderung akan menyesatkan, bersama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, serta Suku Dinas Kesehatan jakarta Selatan.

Dalam sidak yang digelar pada hari Kamis (22/06/2017) Kemenkes meminta kepada Jeng Ana untuk menghentikan penayangan ilkannya di media penyiaran. Jeng Ana juga diminta untuk menghentikan sementara prakiknya hingga hasil evaluasi teknis Sudinkes dan Dinkes Jakarta keluar.

Bersamaan dengan itu, Dinas Kesehatan dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan melakukan bimtek (bimbingan teknis) untuk pelayanan kesehatan tradisional yang sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk setiap penyehat tradisional hanya diperbolehkan mempunyai satu tempat praktik. Ini menyalahi. Setelah selesai bimtek ini, kami akan mengevaluasi izin praktek Jeng Ana ini,” tegas Henry, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, mengutip rilisan dari Kementrian Kesehatan, pada Jumat (23/06/2017).

Mendapatkan sidak mendadak, Jeng Ana menegaskan telah menghentikan tayangan iklannya yang di stasiun JakTV Jakarta dan Cahaya TV Banten. “Sementara tidak diperbolehkan iklan di televisi, Insya Alloh akan saya turuti,” janji Jeng Ana.

Untuk kedepannya Jeng Ana juga berjanji akan melakukan perbaikan dan juga mengikuti aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat atas kesalahan yang sudah diperbuatnya.

“Kami ingin mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, yang mana tadi ya sudah disampaikan semuanya mulai dari Dinkes, Sudin dan juga Kemenkes. Untuk kedepannya, saya akan melakukan perbaikan. Mungkin kemarin – kemarin saya punya kelalaian untuk masyarakat, saya mohon maaf,” ujar Jeng Ana.

Sebelumnya, pada hari Minggu (13/06/2017), Kemenkes bersama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jakarta sudah melakukan panggilan untuk lima stasiun televisi yang menayangkan iklan kesehatan yang sudah menyalahi aturan, diantaranya iklan dari pengobatan herbal tradisional Jeng Ana.

Wanita yang mempunyai nama lengkap Ina Soviana tersebut mempunyai sepuluh cabang praktik herbal. Diantaranya ada di beberapa kota besar seperti Tangerang, Bandung, Bali, Surabaya dan juga Banjarmasin.

About The Author