Kabar Kesehatan – Kepiting Kaya Akan Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Hidangan laut memang selalu memberikan kenikmatan tersendiri bagi pecintanya. Namun, sebagian orang alergi terhadap hidangan nikmat tersebut.
Seafood macam kerang, udang, cumi atau kepiting bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat atau gout. Dalam studi yang dilakukan tahun 2004, tim peneliti berusaha mencari tahu kaitan antara seafood, daging, dan produk susu, dengan risiko gout.

Pola makan yang tinggi daging dan seafood diketahui meningkatkan risiko penyakit tersebut, sementara diet tinggi produk susu justru menurunkan risiko. Di balik seafood termasuk kepiting yang bisa meningkatkan risiko asam urat, ternyata kandungannya memiliki lebih banyak manfaatnya untuk tubuh. Di Indonesia, kepiting terbilang makanan yang mewah, karena selain harganya mahal dan rasanya yang lezat, juga memiliki kandungan gizi yang melimpah, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam 100 gram kepiting ternyata mengandung 59 miligram kalsium; 0,8 miligram zat besi, 1,5 gram lemak, 19 gram protein, 29 IU vitamin A, 7,6 miligram vitamin C, dan 9,78 mcg vitamin B12.

Selain itu kepiting juga mengandung selenium yang baik untuk memberikan kekebalan tubuh terutama bagi ADHA (Anak Dengan HIV AIDS). Berikut beberapa manfaat kepiting bagi tubuh.
1. MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN
Kepiting mengandung kalori yang rendah dengan 1,5 gram lemak dalam 100 gram daging kepiting, dan sisa kalori tersebut berasal dari protein.
Jenis seafood ini bisa membantu mereka yang memiliki berat badan berlebih untuk menurunkan berat badan.
2. MELINDUNGI JANTUNG
Serangan jantung salah satunya disebabkan karena banyaknya kolesterol jahat yang ada dalam tubuh.
Kandungan dalam kepiting seperti selenium, omega 3 dan tembaga mampu menurunkan kolesterol jahat.
Selain itu, kepiting juga mengandung rendah lemak jenuh, lo Moms.
3. MENINGKATKAN SISTEM IMUM
Salah satu kandungan dalam kepiting yaitu selenium, sebuah zat yang mampu menangkal berbagai radikal bebas sehingga memperkuat sistem imun.
Selain itu, selenium juga membantu untuk memproduksi kelenjar tiroid yang baik untuk memproduksi protein, membakar energi dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.
4. MENINGKATKAN KESEHATAN MATA
Kepiting juga ternyata mengandung vitamin A yang pastinya baik untuk kesehatan mata.
Dalam vitamin A mengandung senyawa organik seperti retinol, asam retinoat dan beta karoten sehingga mampu mencegah berbagai kerusakan mata termasuk katarak.
5. MEMBANTU MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA
Kandungan kepiting yang kaya akan seng, vitamin B12 mampu membantu tubuh untuk menyembuhkan luka lebih cepat.
Selain itu, vitamin C-nya juga membantu untuk meregenerasi sel tubuh yang rusak karena goresan luka atau lainnya.
Jadi kepiting bisa disajikan kepada anak-anak agar terjadi hal yang tak diinginkan pada anak, seperti terluka, akan lebih mudah disembuhkan dan cepat mengering serta tubuh akan cepat pulih seperti sebelumnya.
6. MENCERDASKAN OTAK
Sebagaimana diketahui Asam Lemak Omega 3 yang banyak terkandung pada manfaat susu juga terdapat pada kepiting dalam jumlah yang besar. Zat yang satu ini dikenal memiliki fungsi utama untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencerdaskan otak.
7. MERAWAT KULIT DAN RAMBUT
Bagi kaum perempuan yang selalu memperhatikan perawatan tubuh, mengkonsumsi kepiting sangat baik untuk kecantikan. Mineral Zinc yang dikandungnya dapat mencegah rambut rontok dan dalam Vitamin B12 dapat memelihara syaraf dan sel-sel kulit.

Meskipun kandungan gizi kepiting terbilang kompleks dan manfaatnya cukup banyak untuk kesehatan tubuh, bukan berarti kita dapat seenaknya mengkonsumsi kepiting. Hal ini karena binatang ini juga mengandung kontaminan seperti logam berat, dioksin dan merkuri. Untuk itu, sebelum dan sesudah mengkonsumsi kepiting ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut ini, Kandungan kolesterol kepiting terbilang cukup tinggi, yakni 76 mg/100 gram, sementara kolesterol yang dianjurkan untuk dikonsumsi perharinya tidak lebih dari 300 mg. Untuk itu, agar memperoleh manfaat dari kepiting, maka makanlah secukupnya dan jangan makan berlebihan, karena yang akan didapat bukan lagi manfaat melainkan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *