Kabar Kesehatan – Kunyit Tidak Lagi Menjadi Superfood?

Kunyit kahir-akhir ini memang belakangan menjadi perbincangan yang hangat dari belahan dunia barat. Bumbu dapur itu telah dipercayai memiliki khasiat guna kesehatan. Namun, tampaknya di sebuah riset yang baru tidak membuktikan khasiat tersebut.

Dissebuah meta analisis baru saja ada uji klinis 120 dan juga 5.000 studi yang telah diterbitkan telah menyimpulkan keraguan serius bahwasannya tidak ada manfaat yang signifikan dari kunyit. Dari sekelompok peneliti yang telah dipimpin Kathy Nelson seorang periset yang berasal dari University of Minnesota Institutes telah menemukan tidak ada sebuah uji klinis yang terkontrol double blind atau jenis penelitian terbaik terhadap kurkumin, yaitu senyawa aktif yang ada di dalam kunyit telah terbukti dapat mengakibatkan kesehatan untuk manusia.

Berita tersebut pastinya telah mengejutkan untuk para penggemar kunyit yang telah akhir-akhir ini banyak menambahkan kunyit di dalam minuman latte & juga berbagai masakan. Kunyit juga mendapatkan reputasi yaitu sebagai bumbu yang ajaib, dikarenakan kemampuan yang memang mungkin bisa membantu mencegah diabetes, memerangi kanker dan juga mencegah adanya serangan jantung.

Bumbu dapur yang ini memang bahkan telah menjadi 10 superfood yang begitu dicari di negara Amerika Serikat si tahun 2016. Sebagian besar para ilmuwan juga telah menguji kurkumin murni yang ada di dalam lab disaat menelan kunyit. Sebuah cara kita dalam mengonsumsinya, memasaknya dengan suhu yang panas mungkin saja ada dampaknya akan efektifi dalam kesehatan yang memang mungkin itu ada.

“mungkin ada suatu yang sangat bermanfaat di dalam kunyit,” jelas Nelson. Namun, kurkumin bukanlah sebuah komponen yang baik di dalam kesehatan manusia seperti yang sudah diperkirakan oleh para ilmuwan.

Tak semua studi mengenai kurkumin yang telah dievaluasi Nelson telah memenuhi praktik yang baik guna sebuah studi yangterkkontrol. Hal tersebut mengartikan bahwasannya di dalam sebuah studi itu sudah terkontrol, hasilnya terlihat telah diperkirakan kimiawai bermanfaat di bawah sebuah adanya tinjauan yang lebih jauh lagi merupakan sebuah aktivitas yang palsu.

Dari hasil penelitian itu bukan artinya kita tidak sebaiknya berhenti untuk mengonsumsi kunyit.. misalnya dicatat Nelson, ada sebuah buti dari anekdot bahwasannya bumbu tersebut bermanfaat guna kesehatan misalnya membantu mengatasi pilek dan juga bsia sebagai obat oles guna mengatasi gigitan serangga.

About The Author