Kabar Kesehatan – Masalah Keuangan Menjadi Sebab Utama Orang Sulit Tidur

Dengan adanya masalah kurang tidur saat ini memang sudah banyak di keluhkan dari beberapa orang. Bhkan mengerti dari survey yang ada, masyarakat berada di Inggris rata-rata telah kehilangan adanya suatu delapan hari waktu tidur selama satu tahunnya.

Pihak yang sudah melakukan survey seperti Stride Financial sebutkan kalau pihaknya melakukan suatu penelitian yang menerlibatkan sebanyak 2.000 orang. Mereka yang sudah di tanyai, mengenai apa yang sudah menjadi suatu kekhawatiran utama yang sudah membuat mereka terjaga berada di malam harinya. Hasil penelitian tersebut sudah menunjukkan bahwa setengah dari mereka memberikan ungkapan hal yang sudah menyebabkan orang yang tidak bisa tidur karena merasa pusing memikirkan masalah keuangan.

Yang sudah di kabarkan berada di media Female First, mereka memberikan pengakuan merasa khawatir tentang tagihan, hipotek, kartu kredit, dan pinjaman di mana bisa membuat mereka terus terbangun berada di malam hari. Sedangkan yang lainnya, sebanyak 30 persen mengungkapkan bahwa dari mereka tidak akan bisa tertidur pulas karena memikirkan adanya pekerjaan yang masih belum kelar.

Bisa di ketahui sebanyak 34 persen yang lainnya, juga mengatakan bahwa keluarga dan hubungan pribadi dari seseorang  menjadi alas an besar, mengapa dari mereka tetap terjaga berada di malam hari.

Bukan hanya itu saja yang ada, hasil dari survey yang ada ini juga mengungkapkan, ada beberapa perbedaan apa yang membuat pria dan wanita merasa sangat sulit untuk tidur berada di malam hari. Mengenai kecemasan masalah keuangan hal ini bisa menjadi masalah utama, bukan hanya  untuk pria saja,namun juga di rasakan oleh wanita.

Kecemasan tentang keuangan, pekerjaan, kesejahteraan keluarga, mendengkur, dan suatu kebisingan adalah lima alasan mengapa banyak sekali wanita tidak bisa menikmati waktu tidur yang baik. Lebih dari itu, lima alasan sulit tidur pria di antara karena masalah keuangan, pekerjaan, kebisingan di luar, utang, dan hubungan dengan pasangan.

About The Author