Kabar Kesehatan – Mitos HPV Sebabkan Kanker Serviks

Kanker serviks ataupun disebut sebagai kanker leher rahim ini memang umumnya disebabkan karena HPV atau Human paillomavirus. Virus inilah yang bisa tertular dari hubungan seksual, namun pengetahuan yang tepat memang bisa mengenai virus ini dan masih simpang siur.

Namun, faktanya di dalam sebuah survey yang dilakukan oleh Jo’s Cervocal Cancer Trust ini telah menjelaskan ada 51% partisipan perempuan tak mengetahui pasti tentang infeksi HPV yang bisa berisiko terhadap kanker serviks.

Untuk itu, ada beberapa mitos tetang HPV bisa menyebabkan kanker serviks karena belum sepenuhnya bisa dipercaya dan terbukti kebenarannya. Seperti yang sudah dilansir dalam cnnindonesia.com pada hari Rabu, 19/04/2017 inilah beberapa mitos HPV diantaranya :

  1. Virus ini sangat langka

Malah sebaliknya, karena virus ini termasuk virus yang biasa, dan juga faktanya ada 4 dari 5 orang atau 80% yang sudah terkena virus ini di sepanjang hidup mereka. Ini menunjukkan bahwa virus ini bukanlah virus yang langka.

  1. Hal yang patut untuk dicemaskan

Tidak juga, dikarenakan ada kurang lebih 100 virus HPV dan juga semestinya tak perlu dukhawatirkan. Tapi, setidaknya memang ada 13 yang akan berisiko bisa menyebabkan kanker. Itu bisa, bukannya akan. Di dalam beberapa kasus yang ada, bahwa ada jenis virus yang tak berbahaya. Inilah yang penting pap smear guna mengetahui sel abnormal  yang belum berkembang menjadi kanker serviks.

  1. Tahu jika sudah terjangkit virusnya

Ini tidaklah benar. Karena HPV ini pada umumnya tak menunjukkan adanya gejala ataupun sulit diketahui disaat seseorang telah terjangkit virus. Dengan adanya tes pap smear maka infeksi HPV dan juga abnormal yang lainnya bisa diketahui dan segera diobati.

  1. HPV terjangkit kepada mereka yang seks bebas

Tidak juga, karena seseroang bisa terkena HPV disaat pertama kali berhubungan seksual, dikarenakan HPV ini bisa menular disaat kulit bersentuhan paada bagian kelamin. So, jika berganti pasangan ada kemungkinan lebih besar, namun hanya 1 orang pasangan saja juga  bisa berisiko terjangkit virus ini.

  1. HPV merupakan virus bagi anak muda

Siapapun dapat terjangkit virus ini, khususnya jika berhubungan seksual aktif. memang akan lebih banyak terkena kepada anak muda, namun dari system kekebalan tubuh memang biasanya bisa mengatasi infeksi itu. Penting bisa mengetahui bahwasannya HPV bisa berada pada tubuh di dalam waktu yang lama, jadi dapat terbawa virus dan tidak mengetahui bagaimana gejalanya. Untuk itu sangat dianjurkan agar segera melakukan tes pap smear.

About The Author