Kabar Kesehatan – Nglembur Kerjaan Bisa Turunkan Kesuburanmu

Di dalam sebuah penelitian telah menganjurkan untuk para wanita jika ingin mempunyai anak, memang ada baiknya bisa meanghindari pekerjaan yang lembur atau shift malam dan juga bekerja yang berat. Di dalam sebuah studi telah menemukkan bahwasannya perempuan yang sedang bekerja di shift malam dan juga telah melakukan pekerjaan yang berat akan mempunyai telur yang sedikit daripada wanita yang lainnya dan juga kurang subur.

Di dalam penelitian yang sebelumnya memang pernah menunjukkan adanya hubungan diantara kondisi kerja dan juga adanya kesuburan tapi, studi juga telah dilakukan adalah dengan menyoroti dampak dari kerja malam dan juga pekerjaan fisik dari kondisi perempuan untuk bisa mempunyai anak.

Sepertiyang telah dilansir dalam AFP pada hari Rabu, 08/02/2017 dari tim penelitian telah menganalisis dari ebuah data 400 wanita yang berusia kurang lebih 35 telah menandatangai di dalam sebuah klinik kesuburan yang ada di Massachusetts.

Para penelliti yang telah menilai jumlah cadangan dari telur yang tersisa mempunyai sebuah responden serta adanya tingkat hormone yang telah meningkatkan adanya kesuburan seorang akan menurun. Tim pini juga menilai proses telur telah menjadi mmatang dan juga dapat berkembang dengan embrio dari berbagai responden. Dari data itu telah dibandingkan dengan adanya kondisi pekerjaan responden yaitu dari seberapa banyakkah usaha fisik yang sudah dikeluarkan, dan juga waktu di dalam bekerja.

Kurang lebih ada 40% dari responden telah mengatakan bahwa mereka dengan rutin  memindahkan ataupun mengangkat beban yang berat, selain itu ada 20% mengaatakan bahwa pekerjaan mereka juga membutuhkan aktivitas fisik yang sedang. Dan kurang dari 91% responden ternyata bekerja di jam kerja kantor.

“Wanita yang pekerjaannya menuntuk fisik akan mempunyai cadangan telur lebih rendah daripada mereka yang memang tak rutin  menngangkat beban yang berat,” di dalam tulisan peneliti yang telah diterbitkan di sebuah jurnal.

Pekerjaan yang berat mempunyai jumlah sel teur yang lebih sedikit dan juga bahkan akan semakin sedikit jika mereka telah bekerja malam, ataupun mendapatkan shif malam.

Kecenderungan yang lain juga semakin kuat jikka wanita memiliki berat badan yang berebih dan juga melebihi usia yaitu 37 tahun. Proses kematian telurpun akan semakin cepat dan akibatnya dari berbagai faktor dan salah satunya adalah merokok.

 

About The Author