Kabar Kesehatan – Nikotin Dapat Menempel pada Tangan Anak Dengan Sangat Mudah

Walaupun tidak merokok di dekat anak, nmun anak-anak bisa dengan mudah terkena nikotin dengan hanya menyentuh  benda yang sudah terkena asap rokok. Bahaya rokok ini tidak hanya bisa mengancam para perokok aktif namun juga perokok pasif.

Seperti yang sudah dilakukan para peneliti telah mengatakan bahwa anak-anak bisamenjadi orang ketiga dengan mengalami bahaya rokok walaupun orang tua tidak merokok secara dekat.

Anak-anak yang berada di lingkungan orangtua yang sudah merokok bisadidapati mempunyai tingkat nikotin yang tinggi pada tangan mereka, seperti yang telah diungkapa dalam sebuah studi yang sudah diterbitkan di dalam jurnal Tobacco Control.

Peneliti juga menemukan, walaupun hanya sekedara menyentuh barang ataupun permukaan yang sudah terkontaminasi residua sap tembakau ini, anakk-anak pun sudah bisa terpapar bahaya nikotin. “Dari temuan itu telah mengingatkan kepada orangtua, bahwasannya tangan anak bisa mengandung nikotin tingkat tinggi disaat mereka ada di lingkungan bersama dengan orang yang merokok, walaupun merokok ada di tempat berbeda,” jelas seorang penulis studi yaitu Dr. Melinda Mahabee GIttens.

Mahabee GIttens  juga menambahkan orang tua mungkin saka berpikir bahwasannya tak merokok pada sekitar anak-anak adalah pilihan yang cukuplah baik, namun itu sama sekali tak baik. Dari temuan itu telah menekankan bahwasannya satu-satunya cara aman untuk bisa melindungi anak dari paparan asap rokok yaitu dengan cara berhenti merokok dan juga melarang merokok di rumah.

Di dalam studi itu telah melibatkan 25 anak yang berusia 5 tahun yang memiliki orang tua perokok. Nikotin sudah terdeteksi di semua tanagn anak yang memiliki orangutan merokok. Dari penelitipun juga telah menemukan adanya cotinine atau produk yang dibentuk setelah nikotin sudah masuk di dalam tubuh, seperti pada sampel air liurnya semua akan kecuali satu anak saja.

Paparan nikotin ini bisa menempatkan anak di banyak resiko kesehatan, dan bahkan pada saluran infeksi pernapasan dan juga telinga dan yang lebih seringnya lagi serangan asma, seperti yang sudah dikatakan Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit yang ada di Amerika Serikat, seperti yang telah dilansir dalam kompas.com pada hari Kamis, 20/04/2017.

Penelitian yang sebellumnya sudah menunjukkan bahwasannya residu dari asap rokok ini bisaterakumulasi di dalam debu, dari perabot rumah, pakaian yang sudah dikenakan mereka yang merokok dan juga produk rumah tangga misalnya saja mainan.

 

About The Author