Kabar Kesehatan – Para Pecinta Kucing Bisa Jadi Sukai BDSM

Ada banyak cara untuk bisa melihat karakter seseorang, ada salah satunya yaitu lewat hewan peliharaan. Ada sebuah studi yang terbaru telah mendapati sebuah fakta bahwasannya pecinta kucing memang cenderung menyukai segala aktyivitas erotis yang bermacam-macam diantaranya discipline, bondage, dominance, dan submission sertta sadomasochism.

Seperti yang telah dilansir dalam metro pada hari Rabu, 21/12/2016 di dalam sebuah studi yang baru, ada seorang yang terpapar toksoplasma yang bsia saja terangsang seksual karena rasa takut, bahaya ataupun ketidakberdayaan seksual ataupun submisif.

Penelitian itu telah dilakukan pada Ceko dan juga Slovakia dengan mellibatkan kurang lebih 36.500 orang. Ada sebagian dari mereka dengan tercatat mengidap toksoplasma dan dari sisanya bebas parasit. Di dalam sebuah studi telah menemukan sebauh fakta yaitu individu yang mempunyai kecenderungan terangsang dengan adanya situasi yang berbahaya ataupun tak berdaya, juga mengarah di gejala terinfeksi parasit.

Tapi dalam tim peneliti ini telah mengatakan pada sebagian besar individu yang telah menikmati BDSM memiliki hasrat yang muncuk di dalam diri sendiri. Penulis utama yaitu Jaroslav Flegr telah mengatakan manusia akan selalu mempunyai jenis hubungann yang tertentu diantaranya rasa takut dan juga aktivitas seks.

Para tim ilmuwan juga  sudah mengatakan sebuah penelitian itu bukannya menyoroti sebuah peran hewan penyebar toksoplasma dari kucing yaitu sebagai penyebab seseorang kecanduan BDSM.  Mereka sudah menjelaskan bahwasannya mungkin saja ada keterkaitan diantara keberadaan toksoplasma kepada otak dan juga perilaku manusia, di dalam hal ini memang akan berdampak kepada kecenderungan menikmati aktivitas seksual.

Di dalam penelitian ini telah disebuutkan bahwa orang yang memiliki toksoplasma akan menjadi lebih tertarik dengan hal misalnya saja perbudakan, kekerasan, dan pada pria telah merujuk kepada masokis dan juga pemerkosaan.

Infeksi toksoplasma atau[un yang disebut sebagai tokso telah disebabkan dari keberadaan parasit toxoplasma gondii yang memang umumnya ditemukan di feses kucing. Saat ini memang sekitar 1/3 populasi di dunia ini terinfeksi tokso. Tapi, penyakit ini memang jarang menunjukkan gejala medis. Dari pemeriksaa hanya bisa dilakukan dengan adanya pengujian darah.

Tapi, ada beberapa gejala yang memang umum terjadi, seperti sakit kepala, flu, kelelahan, demam dan bsia jadi peringatan dini. Dan pada sebagian orang, juga adanya perubahan perilaku kejhiwaan diantaranya bipolar, dan schizophrenia.

About The Author