Kabar Kesehatan – Pertolongan Pertama Pada Penderita sesak Napas

 

Orang yang memiliki penyakit tertentu ataupun berada di dalam situasi tertentu, memang kadang bisa tiba-tiba merasakan munculnya sesak nafas. Untuk itu, sangat penting untuk bisa mengetahui pertolongan pertama jika terjadi sesak nafas.

Rata-rata orang dewasa memang bernafas kurang lebih 14x di dalam 1 menit. Sesak nafas bisa saja menunjukkan seseorang merasa tak mendapatkan cukup udara, tak bisa bernafas lega ataupun merasakan terengah-engah seperti merasa kehilangan udara. Selain dikarenakan pasca aktivitas misalnya saja olahraga, maka sesak nafas memang menjadi gejala dari kondisi yang gawat darurat.

Sesak nafas diantaranya bisa disebabkan karena adanya penyakit jantung, ataupun gagal jantung, anemia, asma, PPOK, kanker paru, infeksi saluran pernafasan, efusi pericardial, efusi pleural, adanya penyumbatan darah di paru dan lain sebagainya. Memang ada kalanya sesak nafas disebabkan karena adanya alergi yaitu ditandai dengan bengkak ataupun ruam di lidah, wajah, ataupun tenggorokan. Bisa saja sesak nafas itu disebabkan karena adanya stress.

Untuk itu sesak nafas bisa terjadi kapanpun dan dimana saja, jadi waspadai jika memang orang disekitar kamu telah menunjukkan adanya tanda sesak nafas misalnya saja : bernafas dengan begitu cepat, mengantuk ataupun bingung, sangat cemas, pusing, demam, mual, batuk, bibir biru, muntah, susah berbicara, bersin dan berkeringat.

Seperti yang  teloah dilansir dalam alodokter.com pada hari Selasa, 14/03/2017 tahapan pertolongan pertama pada sesak nafas bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang saat itu dekat dengan kamu. Nah, inilah cara melakukan pertolongan pertama pada sesak nafas:

  • Periksa detak jantung dan juga jalan pernafasan. Kalau perlu berikan juga bantuan pernafasan buatan
  • Longgarkan pakaiannya
  • Jika ada, maka bantu dia untuk bisa mengonsumsi obat pribadi misalnya saja obat untuk pereda asma
  • Dengan didampingi pasien sampai bantuan medis datang maka hindarilah berasumsi bahwa dia sudah dalam keadaan membaik walaupun gejala sudah mereda
  • Untuk bisa melindungi paru, maka segera tutup kalau ada luka yang terbuka di dada pasien khususnya jika ada gelembung yang ada di sekitarnya. Untuk bisa mencegah udara yang masuk, maka luka bisa ditutup dengan menggunakan kantong plastik ataupun kain kassa yang telah diolesi dengan jeli petroleum
  • Hindari untuk memindahkan posisi pasien kalau saja dia mengalami cedera di bagian dada ataupun saluran pernafasan
  • Janganlah memberikan minuman ataupun makanan
  • Hindarilah juga menaruh bantal di bagian pasar guna saluran pernafasannya menjadi tak terganggu

Untuk bisa mengurangi resiko sesak nafas, telah dianjurkan untuk mengkondisikan guna tak banyak asap rokok ataupun polusi asap yang lainnya yang ada di sekitar pasien, maka hindarilah penyebab sesak nafas jika kamu memilikinya. Dengan mengetahui pertolongan pertama untuk sesak nafas maka kamu dapat menyelamatkan nyawa seseorang jika memang itu mengalami kondisi yang darurat.

Be Sociable, Share!