Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya

Kabar Kesehatan – Sehatkan Otak Dengan Banyak Pergerakkan Bagian 1

Penelitian baru membuktikan bahwa dengan melakukan pergerakkan kaki mampu menjaga kesehatan otak. Ketika melatih otot-otot kaki, otak akan menghasilkan neuron baru, dalam penelitian tersebut. Dengan adanya temuan tersebut para  peneliti akan lebih mudah dalam memahami perkembangan penyakit neuron dan motor neuron.

Perubahan fisik pun akan terlihat ketika seseorang tersebut tidur dengan waktu yang cukup lama.

Ketika tubuh kurang melakukan pergerakkan, otot akan cenderung menyusut dan akan mempengaruhi seluruh fungsi neuromuskular. Apakah karena antigravitasi atau tirah baring.

Hubungan antara gerakan dan otak dikenalsebagai gerakan yang kuat. Sebagai contoh, kita tahu bahwa korteks motorik otak mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang untuk mendapatkan otot-otot tertentu berkontraksi.

Menariknya, ketika beberapa area otak yang bertanggung jawab untuk gerakan rusak, otak mencoba untuk “memperbaiki” dirinya melalui neuroplastisitas – yaitu kemampuan neuron untuk memetakan kembali hubungan mereka, mendorong bagian otak yang berbeda untuk mengambil alih.

Baru-baru ini, semakin banyak penelitian yang berfokus pada efek aktivitas fisik sukarela pada kesehatan otak.

Sebagai contoh, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dapat menginduksi neurogenesis – yang berarti dapat membantu otak untuk membentuk sel-sel saraf baru – serta mengatasi efek penuaan pada hippocampus otak , yang merupakan kunci area otak untuk memori dan informasi. pengolahan.

Sekarang, sebuah studi baru melihat bagaimana sel induk saraf dipengaruhi oleh gerakan kaki yang berkurang. Sel – sel induk saraf adalah sel – sel induk yang tidak berdiferensiasi yang akan terus berkembang menjadi neuron atau sel-sel otak lainnya.

Para peneliti dipimpin oleh Raffaella Adami, dari Università degli Studi di Milano di Italia, dan temuan mereka dipublikasikan di jurnal Frontiers di Neuroscience.

Latihan kaki ‘memberitahu’ otak untuk tetap sehat

Adami dan tim membatasi gerakan pada tikus untuk jangka waktu 28 hari. Secara khusus, kaki belakang hewan pengerat – tetapi bukan yang depan – tidak bisa bergerak. Kelompok kontrol tikus diizinkan untuk bergerak bebas.

Pada akhir periode penelitian, para ilmuwan memeriksa area di otak tikus yang disebut daerah sub-ventrikel – yang merupakan kunci area untuk kesehatan sel saraf, serta menjadi tempat di mana sel-sel induk saraf berdiferensiasi menjadi neuron.

Bersambung ke bagian dua …

Agen Bola Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *