Kabar Kesehatan – Sepuluh Cara Untuk Meredakan Sakit Maag di Rumah Bagian 2

Lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai sepuluh cara untuk meredakan sakit maag di rumah

  1. Kunyit

Kunyit adalah bumbu kuning populer yang sering digunakan di India dan bagian lain di Asia selatan. Seperti cabai, kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin. Para peneliti mulai mempelajari kurkumin dalam hal manfaat kesehatannya.

Sebuah tinjauan 2013 menyimpulkan bahwa curcumin memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mencegah sakit maag. Namun, ada sejumlah studi terbatas pada manusia.

Perlu ada penelitian lebih lanjut untuk memeriksa seberapa efektif kunyit dalam mengobati bisul. Namun, hasil awal tampak positif. Para ilmuwan berharap kunyit dapat membantu meringankan gejala maag dan mengobati luka.

  1. Chamomile

Beberapa orang menggunakan bunga chamomile dan teh chamomile untuk mengobati kecemasan ringan , kejang usus, dan peradangan .

Sebuah studi peninjauan yang dipublikasikan pada 2012 melaporkan bahwa ekstrak chamomile juga memiliki sifat anti-ulkus. Beberapa peneliti berpikir itu dapat menghambat sakit maag dan mengurangi waktu penyembuhan mereka.

Namun, banyak dari penelitian ini berasal dari penelitian pada hewan. Peneliti tidak tahu apakah chamomile akan memiliki efek yang sama pada manusia.

  1. Bawang putih

Bawang putih populer di banyak bagian dunia karena menambahkan rasa pada makanan. Bawang putih memiliki sifat antimikroba dan antibakteri, yang membuatnya membantu dalam melawan infeksi.

Beberapa penelitian mendukung keefektifan bawang putih dalam mengobati bisul. Sebagai contoh, sebuah studi tahun 2016 pada hewan menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu mencegah perkembangan bisul dan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Menurut tinjauan tahun 2015 , bawang putih juga dapat membantu mencegah pertumbuhan H. pylori .

Satu penelitian skala kecil dari 2015 menunjukkan bahwa makan dua siung bawang putih dengan makanan, dua kali sehari, dapat memiliki efek anti-bakteri terhadap H. pylori .

Namun, tidak semua penelitian setuju bahwa bawang putih mempengaruhi H.pylori atau mencegah bisul. Para ilmuwan masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut.

  1. Licorice

Licorice adalah rempah-rempah populer yang berasal dari daerah Mediterania dan Asia. Orang telah menggunakan licorice dalam obat tradisional selama ratusan tahun. Beberapa orang percaya bahwa makan akar licorice kering dapat membantu menyembuhkan dan mencegah bisul.

Namun, penelitian cenderung berfokus pada penggunaan suplemen, bukan akar licorice kering. Jadi, orang yang tertarik menggunakan rempah ini untuk bisul mungkin ingin mencobanya sebagai suplemen.

Satu studi 2013 menemukan bahwa mengonsumsi suplemen licorice dapat membantu melawan infeksi H. pylori . Studi ini menunjukkan bahwa suplemen membantu mencegah bakteri tumbuh.

  1. Lidah buaya

Aloe vera adalah minyak nabati yang populer yang ditemukan dalam lotion, kosmetik, dan makanan topikal.

Beberapa penelitian yang meneliti bagaimana lidah buaya mempengaruhi sakit maag menghasilkan hasil yang baik.

Sebagai contoh, satu studi pada tahun 2011 tikus melaporkan bahwa ulkus yang diobati dengan lidah buaya dengan cara yang mirip dengan obat anti-ulkus populer.

Tapi, para peneliti mempelajari hewan, bukan manusia. Jadi, para ilmuwan perlu melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek lidah buaya pada manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *