Kabar Kesehatan – Sering Stres, Awas Penyakit Ini!

Penyakit stres memang sering  dialami sebagian besar orang. Tak hanya dari segi emosional saja, namun ternyata stres juga bisa mengakibatkan munculnya beberapa penyakit.

Memang bisa dikatakan bahwa stres tak dapat dipisahkan dari yang namanya kehidupan. Ada banyak sekali pemicu munculnya stres, yaitu bisa dari kondisi tubuh, pemikiran dan juga karena lingkungan.

Stres adalah salah satu reaksi secara alami tubuh karena adanya perubahan ataupun kejadian tertentu.

Stres memang juga bermanfaat karena dapat mengantisipasi keadaan bahaya, namun juga bisa negatif jika stres tersebut datang berlarut-larut.

Gejala stres ini memang bisa mempengaruhi berbagai aspek diantaranya adalah emosi, kemampuan berfikir, perilaku dan bahkan dari segi kesehatan. Katena seluruh tubh bisa menjadi dampak munculnya stres. Gejala stres ini bisa merugikan atau sangat berbahaya jika cara mengatasinya tidaklah sehat, misalnya saja menjadi pecandu alkohol, rokok maupun narkoba.

Setiap orang memang akan mengalami gejala yang berbeda. Diantaranya gelisah, mood yang sering berubah, frustasi, sulit terkendali, menurunkan percaya diri, merasa kesepian, depresi, merasa tidak berharga, dan sulit rileks. Gejala stres ini juga bisa menimbulkan rasa isolir di dalam diri seseorang yang bisa membuatnya menarik diri dari lingkungannya.

Gejala stres bisa memicu munculnya gangguan kesehatan.  Seperti yang sudah dilansir dalam alodokter.com pada hari Selasa, 07/03/2017 berikut ini beberapa jenis penyakit yang timbul karena stres :

Otot tegang

Stres bisa membuat otot menjadi menegang dan baru bisa kembali jika tubuh stres sudah mereda. Itu merupaka  cara pintar tubuh agar bisa melindungi tubuh dari rasa sakit cedera ataupun rasa sakit. Namun, jika stres sudah berkelanjutan maka bisa menimbulkan sakit kepala dan migrain karena otot yang menegang disekitar leher, kepala dan juga bahu.

Rambut rontok

Stres yang datang dapat membuat rambut menjadi mudah rontok lebih dari yang normal. Jika normalnya itu rontok 100 helai per harinya, namun jika dalam keadaan stres dapat setengah ataupun seperempatnya jumlah seluruh rambut. Kerontokkan pada rambut ini memang muncul setelah beberapa minggu mengalami stres atau beberap bulan, namun bisa kembali setelah 6 sampai 8 bulan pasca stres.

About The Author