Kabar Kesehatan – Setelah Memasang Ring Ada Kemungkinan Pembuluh Darah Jantung tersumbat Lagi

 

Pemasangan ring atau cincin meruapkan sebuah prosedur yang sudah biasa dilakukan guna membuka arteri koroner yang sudah tersumbat dan juga memulihkan aliran darah ke jantung. Penyumbatan tersebut pada umumnya akan dipicu oleh adanya penumpukkan plak ataupun lemak darah.

Setelah mendapat ring, maka resiko terkena serangan jantung dikarenakan pembuluh darah yang tersumbat bisa dihindari. Lalu, apakah benar bahwa pasien akan terbebas dari adnaya penyempitan ataupun penyumbatan dari pembuluh darah jika sudah memansang ring di jantung?.

Dari ahli jantung yaitu Prof. Dr. teguh Santoso, Pp. PD-KKV dari rumah sakit Medistra Jakarta telah mengatakan  bahwa resiko penyempitan akan berulang tetap ada. Tapi, ada kemungkinan sangat kecil karena semua tergantung ring jantung yang sudah digunakan dan juga gaya hidup pasien juga sangatlah menentukan.

Jika mekakai ring dan tidak bersalut dengan obat ada kemungkinan terjadi penyempitan kembali sebesar 15 sampai 20 % . dan sementara itu, jika memakai ring dengan obat maka resiko adnaya penyempitan menjadi lebih kecil.

“Obat dari stent akan menghambat adnaya hyperplasia neointima atau disebut sebagai pembentukan kerak jadi adanya resiko penyempitan kembali yang lebih kecil,” jelas santoso saat ditemui di rumah sakit Medistra Jakarta, seperti yang sudah dilansir dari kompas.com pada hari Rabu, 17/08/2016.

Bahkan jika memakai ring dengan obat atau DES generasi yang terbaru maka aka nada kemungkinan penyempitan atau penyumbatan kembali menjadi akan sangat kecil terjadi daripada DES jenis pertama. Santoso juga menjelaskan bahwa DES generasi yang baru akan lebih tipis dari generasi yang lama.

Bagi santoso, sejauh dari pemasangan ring jantung akan menjadi sangat baik. Pasien dapat kembali melakukan kegiatan sehari-hari lagi seperti biasanya di dalam waktu hanyalah seharai setelah memasang ring jantung.

Untuk mencegah adanya sumbatan yang berulang maka pasien akan diberikan obat pengencer darah guna melancarkan aliran darah. Tapi, Santoso juga mengingatkan pentingnya melakukan gaya hidup yang sehat dan juga mengontrol kesehatan jantung agar bisa mencegah adanya sumbatan yang berusalng dan bahkan adanya muncul penyempitan pembuluh darah pada lokasi yang baru.

Dengan gaya hidup yang sehat yaitu dengan menghindari rokok dan juga jang terlalu mengonsumsi makanan yang lemak tinggi. Santoso juga mengungkapkan banyak sekali usia muda ayng sudah terkena penyakit jantung koroner dikarenakan kebiasaan merokok.

Be Sociable, Share!

 
7  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author