Kabar Kesehatan – STOP makan Mie Instan Korea, Karena Terbukti Mengandung Babi

 

Ada banyak sekali orang yang merasa penasaran ingin mencoba yang namanya mie instan khas dari Korea Selatan ini, namun tidak yakin apakah makanan itu sudah halal ataupun haram dikarenakan memang belum ada label halal yang ada di kemasannya.

Namun, baru-baru ini dari Badan pengawas Obat & Makanan atau disingkat BPOM republik Indonesia telah mengungkapkan bahwa mie instan yang memang  mengandung babi.

BPOM telah menemukan ada 3 mie instan yang berasal dari Korea Selatan ini ternyata ada kandungan babinya, yaitu diantaranya ada Nongshim, Ottogi, dan Samyang.

“Iya benar. Itu merupakan hasil pengawasan dari BPOM ,” jelas kepala BBPOM asal dari DKI Jakarta,yaitu dewi Prawitasari yang sudah dikutip dalam merdeka.com pada hari Senin, 19/06/2017.

Hal tersebut sudah terungkap di dalam sebuah surat edaran dari BPOM yang bernomor IN.08.04.532.06..17.2432 untuk pihak kepala BBpom di seluruh Indonesia. dari hasil pengujian laboratorium telah menunjukkan ada 3 merek mie instan yang sudah positif mengandung fragmen DNA dari babi.

Bagi Dewi, memang belum jelas dari derah mana saja yang memang sudah ditemukan telah menjual produk mie instan  yang mengandung babi ini, dan bahkan di kota Jakarta saja pun belum dilakukan pengecekan.”Kami memang belum bisa memastikan di Jakarta. Dan kamipun baru mendapatkan perintah, kira-kira pada hari Senin kita akan segera turun,” jelasnya.

Di dalam surat edaran itu, ada 3 produk mie instan yang terdapat kandungan babi itu mulai ditariki dari pasaran yang dimulai dari hari Kamis 15 Juni 2017 kemarin. Badan Pengawas Obat dan Makanan pun juga sudah memerintahkan kepada para importer agar dapat melakukan penarikan produk tersebut dari berbagai daerah yang diedarkan.

“Kita tak ke toko. Ada kewajihan importer penyaluran agar segera melakukan penarikan,” jeasnya.

Nah, saat ini sudah jelas bukan bagaimana status dari mie instan yang berasal dari Korea Selatan ini sudah terbukti ada kandungan babi. So, jika kamu ingin berbelanja diharapkan harus berhati-hati dan jauh lebih teliti lagi ya. Agar apa yang kamu makan itu terhindar dari kandungan babi atau sudah mendapatkan ijin dari BPOM dan ada label halalnya.

Be Sociable, Share!