Kabar Kesehatan – Turun 64 Kg Hanya Dalam 2 Tahun, Ini Tipsnya!

Disaat baru saja berusia 14 tahun, gadis yang bernama Male Osai telah memeriksakan dirinya ke dokter & telah mendapatkan sebuah kabar yang mengejutkan bahwasannya dia telah mengalami sebuah kondisi yang bisa disebut dengan resistensi insulin. Apakah itu? Resistensi  insulin yaitu sebuah kondisi dimana hormone yang telah disekresikan oleh pancreas yang memang memiliki fungsi untuk mengontrol level gula darah di dalam tubuh sudah tidak lagi dapat bekerja dengan baik. Dia sangat sadar bahwasannya dirinya sudah kelebihan berat badan, namun dia tidak menyangka jika kondisinya akan parah seperti itu.

Seperti yang sudah dilansir dalam today.com pada hari Sabtu, 15/07/2017 Mele yang tadinya tidak begitu paham mengenai resistensi insulin, namun dia  telah menyadari jika kondisinya itu dapat mengarah kepada diabetes yang akhirnya dapat membuat dampak buruk untuk kesehatannya di dalam jangka panjang. Disaat seseorang telah mengidap resistensi insulin, maka lemak, obat dan sel-sel harinya pun tak dapat memberikan respon yang normal kepada insulin. Dikarenakan glukosa pun akan menjadi tak dapat diserap dari aliran darah secara baik dan akan membutuhkan lebih banyak lagi insulin guna membantu glukosa agar bisa masuk menuju sel-sel tubuh. Dan dalam jangka panjang, maka kondisi inilah yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 & juga prediabetes.

Dia memiliki tinggi badan 173 cm dan beratnya sudah 134 kg. dengan adanya kebiasaan suka makan & juga menikmati makanan cepat saji, maka berat badannya menjadi tak terkontrol dengan baik. Namun setelah berkonsultasi dengan seorang dokter, maka Mele akhirnya mulai sadar betapa pentingnya untuk bisa menjaga kesehatannya itu.

Kemudian Male mengurangi minuman yang manis dan telah menggantikannya dengan air putih. Porsi makan dan juga pola makannya pun telah kembali dia atur. Makanan olahan misalnya saja gula dan keripik sudah dia kurangi, porsi makannya pun juga semakin sedikit, namun tetap dia memperhatikan konsumsi makanan yang sehat dan juga bergizi misalnya saja buah-buahan, gandum utuh, sayuran, dan juga protein.

“Aku memang memastikan makananya seimbang. Aku lapar maka aku harus belajar cara untuk memenuhi gizi pada tubuhku dan menjaganya,” jelas Mele.

Selain itu, dia juga menjaga pola makan, Mele pun rutin untuk berolahraga. Dia melakukan olahraga yang mengandalkan otot misalnya angkat beban dengan menggunakan exercise bike di halaman rumahnya. Selain hal itu, dia pun berusaha agar lebih banyak lagi jalan kaki. Dengan adanya perubahan itu, di dalam waktu 2 tahun berat badannya bisa turun 143 pounds atau kurang lebih 64,3 kg. waow, sungguh luar biasa sekali ya.

Saat ini kulitnya menjadi lebih sehat, selain itu mentalnya juga menjadi sehat. Selain itu energinya pun juga semakin lebih banyak.

About The Author