Kabar Kesehatan – Wanita di Inggris Hampir meninggal Karena Keracunan Teh Herbal

Beberapa produk yang sudah diklaim sangatlah alami dan ada embel-embelnya herbal memang sudah benayak diyakini banyak orang bsia memberikan manfaat untuk kesehatan. The herbal contohnya, sebagian besar orang memang sudah percaya akan bsia memberikan efek menenangkan.

Tapi, ada seorang wanita yang berasal dari Inggris yang tidak mau disebutkan namanya ini, seperti yang sudah dilansir dalam Independent pada hari Jumat, 09/12/2016 sudah keracunan herbal, dan sampai harus dilakukan perawatan di RS dan harus beristirahat total.

Dari kejadian ini memang bermula dari wanita itu mereguk secangkir the herbal yang sudah dia buat sendiri untuk bisa menghilangkan insomnia. Tapi, setelah itu dia telah mengalami keracunan dan juga harus di rawat di RS selama 5 hari.

Dari kejadian yang sudah dilaporkan dari British Medical Journal itu sudah menyebutkan bahwa si wanita yang berusia 63 tahun telah mengikuti saran temannya guna mengonsumsi the herbal daun symphtum atau comfrey.

Daun itu mirip sekali dengan kemangi juga sangat kerap digunakan di dalam ramuan herbal guna berbagai kondisi medis. Wanita itupun membelinya di sebuah toko yang berada di dekat rumahnya dan telah meraciknya untuk bsia dikonsumsi sendiri. Tapi, ternyata diapun membeli bukanlah dari daun comfrey namun foxlove ataupun disebut sebagai bunga digitalis. Bunga dari tanaman itu mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan terompet kecil yang telah berjejer ataupun berkumpul pada tangkai.

Bunga digital itu mempunyai senyawa glikosida yang bisamemperkuat kerja jantung. Tapi, jika itu digunakan secara berlebihan maka digital bisa bertindak sebagai racun yang muncul dari glikosida. Banyak mengambil dengan dosis digitalis maka wanita tersbeut muntah, detak jantunganya menderu, pusing kurang lebih selama 10  jam. Tak bisa dijelaskan secara pasti bagaimana dia bisa mencapai rumah sakitnya.

Yang pasti , dia telah berada di unit gawat darurat dalam rumah sakit yang bernama King’s College London di dalam keadaan  keracunan akut. Saat itu nyawanya telah terancam dikarenakan kasus keracunan dari glikosida digitalis sudah menyebabkan nyawanya terancam karena kejang, mual dan bahkan bisa saja meninggal.

Wanita itu telah mendapatkan tindakan darurat dari RS kerana adanya keterbatasan penawar racun digitalis yang sudah tersedia. 5 hari kemudian, wanita itu pulih dan keluar dari RS. Dari laporan itu 2 kasus serupa akan terjadi sebelumnya ada di Inggris. 2 kasus itu terjadi 2008 dan juga 1985 silam tellah disebabkan karena salah salam mengonsumsi the herbal.

About The Author