Kabar Konflik Dunia – Bom Bunuh Diri Di Nigeria Menewaskan 47 Orang

 

Di ketahui telah terjadi suatu ledakan berada di timur laut negara bagian Borno, Nigeria yang dimana sudah berhasil untuk menewaskan sedikitnya sebanyak 47 orang dan telah melukai dari 52 korban yang lainnya.

Berasal dari sumber militer yang sudah menyebutkan kalau serangan dari bom ini memang sangat mematikan. Bisa di duga kalau di lakukan beberapa kelompok radikal seperti Boko Haram, yang telah dituding sudah sering untuk melakukan adanya aksi serupa dalam beberapa pekan terakhir berada di negara Nigeria.

“Mereka yang melakukan serangan berada di kota Sabon Hari yang sudah terjadi berada di pukul 13.30 waktu setempat, untuk hari kemarin Selasa 11 agustus 15,” terang dari sumber yang tidak bisa dikatakan siapa namanya.

Berasal dari wartawan dari Al Jazeera yang bernama Ahmed Idris menyebutkan berada di dalam laporannya kalau di Kota Kano menyebutkan serangan itu berlangsung tepatnya berada di pasar hewan.

“Menurut dari sumber yang ada di tempat kejadian, adapun aksi ini adalah salah satu bentuk teroris dengan cara bom bunuh diri. Dimana teror tersebut sudah di lakukan oleh seorang perempuan,” terang dari Idris menjelaskan.

Dirinya yang telah menambahkan, keamanan pada saat ini telah ditingkatkan berada di tempat kejadian dari pasukan multinasional, berasal dari sebuah koalisi negara-negara Afrika dalam berperang untuk menuntaskan segala bentuk serangan dari Boko Haram.

“Kami yang sudah mendapatkan kabar kalau sedikitnya ada sebanyak 47 korban meninggal dunia, dan setidaknya sebanyak 50 orang telah luka-luka berada di pasar Gari,” ujar dari seorang perawat yang berada di rumah sakit umum Blu disebutkan kepada kantor berita AFP.

Perawat tersebut juga tidak ingin disebutkan namanya menerangkan kalau para korban itu telah mengalami luka-luka karena ledakan hebat dan kemungkinan dari jumlah korban tewas akan bertambah lagi.

“Dari ledakan bom bunuh diri ini berlangsung berada di pasar bagian telepon seluler yang tidak jauh dari kios hewan ternak,” ujar dari salah satu kelompok relawan.

Be Sociable, Share!