Kabar Konflik Dunia – Bom Bunuh Diri Terjadi Di Negeria, Dikirakan Dari Boko Haram

 

Insiden bom bunuh diri yang dimana telah menewaskan dari sebanyak lebih dari 15 orang berada di masjid yang terletak di Kota Maiduguri, Nigeria. Seperti yang sudah di kabarkan berada di kepolisian Nigeria, serangan bom bunuh diri yang sudah terjadi pada Sabtu waktu setempat itu sudah membuat beberapa orang tewas dan terluka.

Adanya suatu macam kekerasan ini sudah terjadi pada saat serangan yang sama berada di wilayah lain dari beberapa kelompok militan Boko Haram setelah berhasil untuk menewaskan sebanyak 13 orang. Sampai saat ini masih belum ada yang menyatakan dari kelompok yang sudah bertanggung jawab dari aksi tersebut.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam media BBC, untuk hari ini Minggu (31/5/15), bom bunuh diri ini sudah berlangsung dari beberapa jam setelah dari Muhammadu Buhari di lantik menjadi Presiden Negeria yang baru.

Dari beberapa kesempatan yang ada, Muhammadu Buhari sudah memberikan janji akan melaksanakna suatu tindakan tegas kepada kelompok Islam garis keras seperti Boko Haram.

Berada di dalam pernyataannya menjadi presiden dalam beberapa hari yang lalu, Buhari menegaskan kalau komitmennya untuk melawan aksi dari Boko Haram yang sudah katakan menjadi kelompok fasik yang jauh dari beberapa nilai-nilai Islam.

Dari kelompok Boko Haram dimana selalu di samakan dengan beberapa aksi-aksi kekerasan yang sudah menewaskan adanya ribuan orang, dalam beberapa bulan terakhir ini. Mereka sudah menguasai sebagian kawasan Nigeria untuk bisa mendirikan negara sendiri.

Berada di tanggal 29 Mei beberapa saat lalu, kelompok Boko Haram yang sudah melemparkan adanya granat dan roket berada di pinggiran selatan Kota Maiduguri dalam kurun 3 jam.

Dari tentara Nigeria yang sudah di kerahkan untuk melakukan penepisan segala bentuk serangan mereka dan bisa untuk memaksa para militan Boko Haram bisa mundur.

Kejadian dari bom bunuh diri ini tampaknya menjadi suatu bentuk dari para kelompok Boko Haram dalam memberikan pertunjukkan aksi radikalnya, walaupun beberapa aksi akhir akhir ini mereka berhasil di redam, akan tetapi masih di perhitungkan lagi.

Be Sociable, Share!