Kabar Konflik Dunia – Hamas Dan ISIS Adalah Kelompok Sama

 

Berada di dalam sidang majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di ketahui kalau dari Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memberikan suatu komentar yang sangat kontroversial di dengarkan. Komentar tersebut sebenarnya di langsungkan untuk memberikan tanggapan tentang masalah yang saat ini genting yaitu dari kelompok radikal ISIS. Karena memang saat ini ISIS menjadi ancaman dunia yang ada.

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu yang sudah mengerti tujuan yang di gerakkan oleh ISIS tersebut. Dari anggapan yang  ada di dalam pemikiran PM  Israel tersebut gerakan radikal ISIS tersebut adalah ingin mendominasi dunia yang ada di saat ini.

Benjamin Netanyahu, memberikan suatu komentar lebih jelasnya tentang masalah negaranya dengan Hamas. Tujuan dari negaranya dalam memerangi Hamas untuk beberapa saat lalu itu disamakan dengan apa yang sudah di lakukan oleh Amerika Serikat (AS) kepada kelompok militant ISIS tersebut. Bisa di mengerti AS yang sudah meluncurkan beberapa pasukan serangan udaranya menuju ke Suriah dan Irak. Hal tersebut adalah untuk bisa membasmi gerakan radikal yang semakin mengancam dunia saat ini.

“Mereka muncul dan datang untuk bergerak dalam tujuan akhir yang sama. Hamas dan ISIS  sama sama mempunyai suatu tujuan. Hamas dan ISIS, juga sebaliknya ISIS dan Hamas,” ujar dari Benjamin Netanyahu yang di katakan dalam pidatonya berada di saat pertemuan PBB dan di kabarkan berada di media Washington Bureau, Selasa (30/9/2014).

“Kami sendiri yang sudah melakukan suatu peninjauan, terlihat adanya suatu milisi radikal semakin lama semakin maju dan berkembang,” tambah dari dirinya lagi.

Bukan hanya dirinya samakan ISIS tersebut dengan Hamas, dengan tidak ragu-ragu Netanyahu memberikan penyamaan dengan menyebutkan kalau ISIS tidak ada bedanya dengan kelompok radikal di seluruh penjuru dunia saat ini, seperti dari , Boko Haram, Al Shabab, Hizbullah dan Tentara Mahdi.

“Mereka adalah kanker, pohon beracun dari Nazi,” ujarnya menambahkan.

“Milisi radikal tersebut yang sudah menganggap semua politik di seluruh dunia menjadi masalah mereka,” tegasnya.

Be Sociable, Share!