Kabar Konflik Dunia – Korsel dan Korut Mengadakan Perundingan Terkait Perang

 

Korea Selatan dan juga Korea Utara kini telah melanjutkan pembicaraan putaran kedua untuk Minggu ini agar bisa meredakan ketegangan dari kedua negara yang kini masih terus mengalami peningkatan. Pengumuman untuk bisa melanjutkan pembicaraan ini di buat setelah dari kedua pihak melakukan rundingan beberapa jam pada hari Sabtu, (22/8/15).

Seperti yang telah di kabarkan di dalam laman media BBC, hari Minggu (23/8/15) dari kedua pihak yang kemudian sepakat agar bisa bertemu berada di hari Minggu sore tadi agar bisa mempersempit perbedaan menyusul perundingan yang sudah berjalan selama 10 jam untuk hari sebelumnya, Sabtu (22/8/15).

Dari pejabat penting berasal dari kedua negara telah bertemu berada di wilayah gencatan senjata, di Panmunjom, yang dimana letaknya dekat dengan perbatasan. Tidak ada suatu liputan media terhadap perundingan yang sudah di langsungkan dalam zona demiliterisasi yang dimana telah memisahkan negara yang sudah lama untuk berselisih itu.

Untuk di dalam suatu pembicaraan di hari Minggu ini, Korea Selatan akan bisa di wakili salah satu penasihat keamanan Nasional yang bernama Kim Kwan-jin dan juga dari menteri Unifikasi yang bernama Hong Yong Pyo, sedangkan dari Korea Utara yang akan mengirimkan pejabat seniornya yang bernama Hwang Pyong dan juga dari Kim Yong-gon.

Adapun kabar sebelumnya Korea Utara telah memberikan suatu ultimatum kepada Korsel agar bisa membongkar alat pengeras suara yang dimana mempunyai suatu isi bentuk berita di tujukan kepada wilayah Korea Utara yang ada di perbatasan.

Korea Utara yang kemudian telah menambahkan suatu artileri di beberapa perbatasan untuk bisa memberikan protes pada siaran propaganda itu. Korsel sendiri memberikan balasan dengan menembakkan peluru artileri ke wilayah Korut yang letaknya dekat dengan perbatasan.

Sampai saat ini dari Korea Selatan juga sudah memindahkan hampir sebanyak 4 ribu warganya yang berada di perbatasan. Adapun keterangan dari pejabat Keamanan AS yang telah menegasakan kalau kembali untuk mendukung Korea Selatan.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author