Kabar Konflik – ISIS Kecam Eropa Di Bulan Puasa

Kini waktunya  sedang rame-ramenya menjelang ibadah puasa. Di mana seluruh muslim di seluruh dunia akan gencar-gencarnya beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT berada di bulan suci Ramadhan. Akan tetapi yang di lakukan oleh ISIS ini berbeda. Mereka malah menyerukan akan melakukan serangan kepada Eropa. Mereka menyebutkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penaklukan.

“Ramadhan ini adalah bulan penaklukkan,” seperti itu bunyi dari slogan kelompok teroris  yang kini menjadi musuh dari seluruh dunia tentang aksi yang meresahkan banyak pihak tersebut.

Ada sebuah pesan baru yang di duga sudah di keluarkan oleh juru bicara ISIS dimana telah menyerukan kalau sang pengikutnya melakukan serangan  ke target tempat-tempat penting Amerika Serikat dan Eropa selama dalam bulan suci Ramadhan, dimana akan di mulai berada di awal Juni nanti.

“Ramadhan, akan menjadi bulan penaklukkan. Maka dari itu anda harus segera bersiap-siap dalam membuat menjadi bulan bencana untuk mereka-mereka yang tidak beriman. Lebihnya lagi dari para pendukung dan pejuang khalifah berada di Eropa dan juga Amerika,” seperti itulah bunyi pesan yang memberikan target akan serangan terhadap militer dan juga sipil.

Adapun pengakuan yang sudah membuat rekaman audio ini mengaku dirinya bernama Abu Muhammad al-Adnani dimana sudah disebarkan berada di Sabtu kemarin berada di media sosial Twitter, namun kini masih belum di verifikasi.

“Tindakah yang sekecil apapun kalian lakukan berada di jantung tanah mereka bisa lebih baik dan akan lebih kekal dibandingkan kalian bersama dengan kami. Jika kami berada di salah satu dari kalian yang inginkan negara khaifah bisa terwujud, kami harapkan berada di tempat kalian untuk menghukum mereka siang dan malam,” tambah dari Adnani menyebutkan.

Kelompok militan yang meresahkan warga ini, memang berusaha untuk mendirikan suatu kekhalifahan berada di kawasan Timur Tengah dan juga sekitarnya, dirinya telah macungkan diri bisa bertanggung jawab akan serangan yagn mematikan berada di tahun lalu yang di lakukan berada di negara Belgia, Prancis dan juga AS.

About The Author