Kabar Kontroversi Artis – KPI Putuskan Tayangan Persalinan Ashanty Melanggar Aturan

Setelah sebelumnya sudah mendapatkan suatu kritikan yang sangat banyak, di mana pada akhirnya proses persalinan dari Ashanty yang sudah di tayangkan langsung berada di sebuah televise swasta seperti RCTI berada di dalam suatu program Reality Show Ekslusif bertajuk Anakku Buah Hati Anang & Ashanty di mana pada akhirnya harus bisa berurusan dengan Komisi Penyiaran Indonesia Pusat. Berada di pengaduan yang sudah di buat oleh masyarakat, adanya pemantauan serta dari hasil analisis KPI bisa di simpulkan kalau dari tayangan tersebut memang meanggar adanya Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI pada tahun 2012.

Tayangan yang sudah di buat untuk tanggal 14 Desember 2014 yang sudah di mulai 13.14 WIB itu langsung mendapatkan kritikan karena telah melanggar adanya perlindungan terhadap kepentingan public yang ada.

“Adanya program tersebut yang sudah menayangkan jalannya proses persalinan Ashanty bisa di ketahui berjalan kurang lebih selama 4 jam. Dengan adanya hal tersebut, dari KPI pusat yang langsung memberikan penilaian kalau siaran itu sudah di manfaatkan bukan demi kepentingan public. Program tersebut yang sudah di siarkan dengan durasi waktu siar memang tidak wajar. Selain itu juga tidak memberikan manfaat pentingnya kepada public yang selalu melihat frekuensi tersebut. Adapun pelanggaran yang sudah di lakukannya di masukkan ke dalam suatu pelanggaran untuk perlindungan terhadap kepentingan public yang ada,” hal ini yang sudah di sebutkan pihak KPI Pusat berada di situs website resminya.

KPI Pusat yang sudah memutuskan kalau tindakan penayangan itu memang sudah melanggar adanya Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 pada Pasal 11 ayat (1). Selain itu juga ada dari pelanggaran yang lain seperti Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 pada Pasal 11 ayat (1).

“Berdasarkan pada pelanggaran yang sudah di sebutkan di atas, KPI Pusat sudah memberikan keputusan untuk memberikan sanksi administrasi yang berupa seperti Teguran Tertulis,” tegas dari pihak KPI.

About The Author