Kabar Korupsi Nasional – Catherine Wilson di Panggil KPK Terkait Pencucian Uang

 

KPK, Komisi Pemberantas Korupsi yang sudah memanggil kepada model papan atas seperti Catherine Wilson yang sudah di duga dan akan menjalani suatu pemeriksaan yang sudah terkait dari adanya kasus tindak pidana pencucian uang. Di mana money laundry tersebut telah di lakukan oleh  Tubagus WArdana yang sering di sebut dengan nama Wawan untuk hari ini, (24/2/14).

Memang benar, dari Catherine Wilson saat ini akan bisa di periksa,”ujar dari Johan Budi untuk hari ini kepada wartawan.

Dari pemeriskaan tersebut memang sudah di jadwalkan setelah dari adanya pemanggilan pada sesi sebelumnya, surat panggilan yang masih belum sampai di tangan Catherine.

“Bisa di harapkan kalau yang bersangkutan ikut hadir untuk memberikan keterangan yang ada,” ujar dari Johan lagi.

KPK yang saat ini sudah gencar untuk bisa membidik dari beberapa asset yang sudah di duga terkait adanya suatu pencucian ang yang sudah di lakukan oleh adi mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Termasuk juga dari memersikan beberapa artis yang sudah di duga menjadi pihak tempat melarikan dari dana hasil korupsi wawan itu.

Dari kabar sebelumya, KPK yang sudah melakukan pemeriksaan kepada Jeniffer Dunn yang menjadi artis dan juga model seksi tersebut yang menjadi saksi dari pencucian uang oleh WAwan. Jeniffer yang sudah di konfirmasi adanya suatu mobil seperti Vellfire yang berwarna putih telah di sita oleh KPK, di mana sebelumnya mobil tersebut berada di rumah Jeniffer beberapa waktu yang lalu. KPK sudah memberikan dugaan kalau mobil tersebut terkait adanya pencucian uang Wawan.

Wawan yang sudah di duga KPK telah melakukan tindak pidana pencucian uang karena telah melanggar dari adanya pasal 3 atau pasal 4 Undang-undang nomor 8 tahun 2010, junc to pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Adik dari Ratu Atut tersebut yang sudah di duga telah melanggar dari pasal 3 ayat 1 dan juga dari pasal 6 ayat 1 Undang-undang Nomor 15 tahun 2002 sebagaimana sudah di ubah pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003, junc to pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP.

Be Sociable, Share!