Kabar Kriminal – Buwas Tegaskan Akan Jaga Penjara Dengan Buaya

Berita terbaru berasal dari Komisaris Jenderal atau Komjen Polisi Budi Waseso baru 3 bulan lebih untuk bisa menjabat menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional. Akan tetapi sepak terjang mantan Kepala Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri yang sudah di sapa dengan nama sapaan Buwas ini sudah di bilang cepat dan juga berani.

Berawal dari wancana untuk bisa mengubah Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang  masalah Narkotika yang sudah mengatur masalah rehabilitasi, sampai dengan menempatkan beberapa ide buaya buas berada di penjara yang terkhusus para narapidana narkoba. BNN yang ada di bawah kepemimpinan Buwas memang juga banyak yang telah membongkar sindikat narkoba.

Masalah dari ide tersebut telah menempatkan adanya buaya berada di sebuah penjara yang di khususkan untuk para narapidana narkoba, dukungan berasal dari masyarakat memang sangat besar masalah ini.

“Saat ini memang sudah banyak para lapisan masyarakat sudah sumbangkan dan juga memberikan banyak buaya kepada pihak BNN. Ini sudah di berikan melalui BNP (Badan Narkotika Provinsi) dan juga di berikan kepada Badan Narkotika Kota,” terang dari Buwas yang sudah disebutkan pada saat dirinya berkunjung berada di Kantor redaksi wartawan untuk hari kemarin, Kamis (24/12/15).

Buwas yang juga bahkan tidak memberikan penangkisan kemungkinan bahwa nanti para narapidana berada di penjara narkoba bisa di jaga tak hanya buaya saja.

“Bisa saja kalau dengan menggunakan ikan piranha, harimau juga,” tegasnya lagi.

Adapun pencapaian dari BNN untuk upaya memberantas peredaran narkoba yang ada di bawah komando Buwas utuk bisa tunjukkan hasil yang tidak di anggap enteng.

“Kita dari BNN yang sudah ungkapkan ada sebanyak 42 jaringan kejahatan peredaran narkoba. Tentunya ini menjadi suatu wujud kerja nyata dari BNN untuk bisa memberantas penyalahgunaan narkotika,” tegas dari Buwas.

Dengan menggunakan gerak cepat dalam memberantas sindikat dan juga masalah peredaran narkoba itu sudah di nyatakan oleh Presiden Joko Widodo kalau Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba.

About The Author