Kabar Kriminal – Ditinggal Shalat Jumat, Barang PNS Raib Dicuri Orang

 

Setelah di tinggal sebentar untuk shalat Jumat, dimana dari kondisi rumahnya dalam keadaan sepi karena telah di tinggal pergi untuk melakukan Shalat Jumat, maling yang telah mengintai berhasil untuk membobol kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah atau yang singkat menjadi DPPKAD.

Akibat dari keadaan tersebut, ada sebanyak tiga PNS yang kerjanya berada di DPKAD Pemkab Bantul mengalami kehilangan beberapaharta benda, dimana bisa mencapai sebanyak puluhan juta.

Adapun dari aksi maling yang sudah diperkirakan berlangsung dari sekitaran pukul 12 siang in berhasil untuk mendapatkan beberapa barang-barang berharga yang di antaranya, tas milik dari seorang PNS wanita bernama Ita Yuanita Dimyati dimana di dalamnya berisi handphone dan surat-surat penting, adapun dari satu unit laptop milik dari Adam Sugiyanto dan juga dari uang yang nilainya adalah sebanyak US$2.800 dan juga di tambah uang besarnya Rp 8 juta milik dari Hugo Nur Subarkah.

Ataupun salah satu korban pencurian yang bernama Itama Yuanita sudah menceritakan sekitaran pukul setengah dua belas siang yang telah keluar dari kantor yang berada di lantai II kompleks Parasamya Pemkab Bantul untuk bisa melakukan makan siang dan menjemput anaknya. Setelah sekitaran pukul jam satu kurang lima belas menit, dirinya kembali ke ruang kerjanya.

“Saya yang keluar dari ruangan memang terlihat kondisi karena PNS yang laki-laki juga keluar untuk bisa jalankan Shalat Jumat,” terang dari Ita, untuk hari ini Jumat (2/10/15). Dirinya yang sudah sadar tas yang mempunyai isi handphone dan surat-surat penting lainnya telah raib setelah shalat Jumat.

“Saya bertanya kepada rekan-rekan saya, apakah memang ada yang mengerti akan keberadaan dari tas saya. Akan tetapi semuanya yang baru saja pulang dari shalat Jumat jelas tidak mengerti semua,” terangnya.

Berada di saat yang bersamaan, Adam Sugianto juga sangat terkejut kalau laptop yang ada di mejamnya juga sudah raib. Setelah itu Adam bertanya kepada Nur Subarkah yang baru saja menyebutkan juga kehilangan uang sebesar US$2.800 dan Rp8 juta raib.

Be Sociable, Share!