Kabar Kriminal – Dua Remaja Ini Setubuhi Cewek ABG Karena Hot Pants

Kabar dari kriminal di tanah air kita ini. Ada dua pemuda yang di ketahui berasal dari Surabaya bernama ARP (15) dan IES berusia 17 tahun kini sudah di tahan berada di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk hari kemarin, Minggu (13/3/16). Berada di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah di duga mencabuli siswa SMP yang bernama Ficha, nama samaran. Dari kedua tersangka yang sudah tega mencabuli korban disebabkan tidak tahan dengan celana pendek seperti hot pants yang sudah di kenakan oleh korban.

Peristiwa itu berawal dari suatu perkenalan dari sang korban dengan kedua tersangka berada di media sosial. Selanjutnya dari sang korban sudah sepakat untuk bisa bertemu bersama dengan kedua tersangka ada di sebuah warung kopi yang berada di Girilaya, Surabaya berada di hari Sabtunya (12/3/16) lalu.

Dari kedua tersangka dengan rayuannya mengajak korban jalan-jalan dengan menggunakan motor. Tepatnya hanya menggunakan satu sepeda motor saja, mereka berboncengan bertiga. Mengerti dari pakaian yang sudah di kenakan sang korban, seperti celana pendek hot pants, timbul suatu niat jahat dari kedua tersangka.

Mereka pun sudah berhenti ada disebuah semak-semak yang terletak berada di Jalan Pattimura, Surabaya. Mengerti dari kondisi yang sekitaran tempat itu sepi, keduanya mengajak sang korban untuk bisa melakukan suatu hubungan intim. Pada awalnya, korban menolak ajakan dari dua rekan terbarunya itu. Akan tetapi, karena terus di rayu oleh kedua tersangka, korban pada akhirnya menurutinya.

“Kedua tersangka yang sudah melakukan penyetubuhan korban dengan bergiliran, yang pertama seperti tersangka ARP, yang kedua IES. Tujuannya adalah agar bisa melakukan menyetubuhi sang wanita berpakian seksi itu, satu dari yang lainnya bisa mengawasi keadaan sekitarnya,” penjelasan berasal dari Kompol Lily Djafar, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polrestabes Surabaya.

Dari segala perbuatanya itu, kini dari tersangka di ancam dengan adanya hukuman penjara selama dalam kurun 15 tahun. Sebab keduanya sudah melanggar UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

About The Author