Kabar Kriminal Dunia – Kini Merpati Bisa Menjadi Kurir Narkoba Di Kosta Rika

 

Ada suatu bentuk cara yang sangat menarik untuk pengiriman narkoba berada di Kosta Rika. Kini dari aparat keamanan Kosta Rika yang sudah berhasil untuk menangkap seekor merpati yang sudah digunakan untuk bisa menjadi kurir narkoba. Ini bentuk cara yang sangat sulit di ketahui.

Dari merpati tersebut yang dimana sudah berhasil untuk di tangkap oleh seorang polisi yang letaknya berada di dekat penjara terbesar Kosta Rika yang bernama La Reforma, Rafael de Alajuela berada di beberapa hari yang lalu. Awal pengetahuannya dari sang penjaga tersebut yang merasa sangat curiga kalau ada seekor merpati terbang rendah berada di dekat penjara.

“Dari mereka yang sudah melihat dada dari hewan itu lebih menonjol daripada dada merpati biasanya, maka dari itu mereka langsung menangkapnya,” terang dari Paul Bertozzi, dirinya adalah Direktur Penjara Rafael de Alajuela disebutkan kepada laman media Daily Mail untuk hari Jumat kemarin (14/8/15).

Pada saat hewan unggas tersebut di tangkap, para sipir penjara menemukan adanya sebuah kantung kecil yang berwarna hitam dengan adanya resleting. Dari kantung tersebut yang sudah tersamar berada di bawah bulu merpati yang juga mempunyai warna hitam. Berada di dalamnya ada seberat 14 gram ganja siap pakai dan kokain seberat 14 gram.

Dari Bertozzi menyebutkan kalau bentuk penyelundupan narkoba ini yang menggunakan media merpati menjadi kali pertamanya terjadi berada di penjara Rafael de Alajuela.

Akan tetapi dengan menggunakan hewan menjadi kurir narkoba bukan pertama kalinya. Karena sebelumnya sudah pernah di ketahui kalau hewan seperti kucing dan iguana juga menjadi penyelundup obat-obat terlarang itu.

Dari burung merpati tersebut yang langsung untuk di periksakan dari para Pusat Penyelamatan Binatang yang bernama ZooAve. Berasal dari penyidikan, di mengerti kalau dari kantong tersebut sudah menyebabkan kerusakan berada dalam sistem pencernaan dari sang merpati itu. Dia masih di lakukan karantina lagi selama 40 hari untuk bisa mencegah si merpati kembali ke para penyelundup gelap itu.

No related content found.

Be Sociable, Share!