Kabar Kriminal – Gadis Manado Kemaluannya Ditusuk Menggunakan Kayu

Ada kasus yang sangat mengerikan lagi. Dimana dari kasus ini sama seperti kasus Eno yang telah di cangkul kemaluannya. Kini kabar terbaru ini menyebutkan kalau kemaluan dari gadis manado yang bernama AG masih berusia 15 tahun sudah di tusuk dengan menggunakan kayu oleh empat pria pelakunya. Penusukan kayu oleh empat pria itu membuat kemaluan AG menjadi hancur hingga mendekati rahimnya.  Keterangan ini yang sudah disebutkan oleh pihak keluarga korban berada di Rumah Sakit Wolter Mongisidi.

Ayah korban SS yang di sebut juga dengan Son telah menyebutkan kalau kelamin korban sudah selesai untuk di operasi dan menurut  keterangan dari pihak dokter yang sudah disebutkan kepada pihak keluarga bahwa korban saat ini mendapatkan luka yang sangat parah ada di bagian kemaluannya.

“Setelah menjalani adanya operasi. Dari pihak medis, sang dokter yang sudah menyebutkan kepada kami bahwa bagian di dalamnya saat ini telah hancur dan mendekati berada di rahimnya,” terang dari sang ayah korban dengan berkaca-kaca memberitakan kabar ini,Minggu hari ini (5/6/16). Dirinya memberikan penjelasan kalau berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap para pelaku-pelaku bejat tersebut. Sebab itu dirinya memohon kepada  kepolisian agar dari beberapa pelaku itu bisa di hukum dengan seberat-beratnya.

“Anak saya yang sudah mendapatkan kekerasan seksual dengan akibat sangat fatal sekali, jadi kiranya untuk kepada pemerintah bisa memberikan hukuman kebiri seperti yang sudah di putuskan beberapa saat lalu,” harap pihak keluarganya  menyebutkan.

Berasal dari pantauan korban sendiri saat ini berada di rumah hanya sangat trauma, terlihat kalau keluarga korban telah datang bergantian agar bisa menjenguk korban sampai melakukan ibadah bersama. Akan tetapi masih sangat di sayangkan kalau pemerintah provinsi Sulawesi Utara masih belum bisa memberikan bantuan pendampingan kepada korbannya. Ini menjadi suatu hal yang sangat buruk jika tidak di tindaki tegas, karena takut terjadi di masalah yang lainnya.

About The Author