Kabar Kriminal Hangat – Penjual Bakso Ini Ternyata Gabung Dengan ISIS

 

Ada dari seorang tukang bakso keliling yang bernama Ahmad Juanedi berusia 33 tahun sudah di vonis karena bersalah adanya dakwaan kejahatan terorisme. Sang terdakwa sendiri sudah menjadi simpatisan dari kelompok militan Islam Iraq dan Suriah yang memang sudah sempat untuk bergabung berada di di Suriah. Pria yang berasal dari Malang, Jawa Timur sudah di vonis untuk 3 tahun penjara dari majelis hakim pengadilan negeri Jakarta Barat.

“Setelah menjatuhkan vonis 3 tahun kepada tersangka disebabkan dirinya secara terbukti dengan sah meyakinkan melakukan suatu tindak terorisme,” terang dari Hakim Ketua yang bernama Syahlan berada di ruang sidang 2 pengadilan negerti Jakarta Barat untuk hari ini, selasa 2 Februari 2016.

Dari keputusan hakim itu sudah terbilang sedikit ringan daripara tuntutan yang sudah di berikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), seperti 5 tahun penjara. Junaedi yang sudah mendapatkan suatu putusan itu dan tidak berencana dalam mengajukan banding lagi.

“Junaidi yang sudah mendapatkan putusannya tersebut. Maka dari itu dengan demikian persidangan untuk Junaedi sudah selesai dengan cepat,” terang dari Asludin Hatjani yang menjadi penasehat hukum Junaedi.

Tim penasehat hukum memberikan suatu pengakuan merasa sangat berat dengan vonis itu. Hal ini disebabkan dalam pembelaannya, Junaedi yang tidak terbukti melakukan suatu tindakan terorisme berada di Suriah.

“Akan tetapi dari kami masih tetap untuk menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dan dari Junaedi yang sudah menerimakan putusan tersebut,” terang darinya menjelaskan.

Asludin sudah menyebutkan kalau kliennya telah meras tertipu dari seorang yang bernama Abu Jandal berasal dari Malang, Jawa Timur yang saat ini sudah menjadi petinggi berada di ISIS Suriah. Junaidi sudah di iming-iming bakal mendapatkan suatu penghasilan lebih tinggi berada di Suriah.

“Berada di saat berangkat memang sudah di janjikan akan bisa menjadi guru ngaji berada di sana. Akan tetapi berada di sana dirinya sudah di tempatkan berada di dapur umum dan di suruh untuk berjaga-jaga berada di kamp ISIS,” terang Asludin.

Be Sociable, Share!