Kabar Kriminal – Penipuan Terjadi Pada Penjualan Tiket Konser Bon Jovi

Seorang pria yang bernama Deki Rahman yang kini berusia 35 tahun telah membeberkan dugaan penipuan untuk penjualan tiket masuk konser Bon Jovi melalui situs ticketbonjovi.com. Seperti salah satunya masalah rekening pembayaran yang memang sangat mencurigakan sekali.

“Dari pembayaran yang di lakukan dengan cara online, melalui rekening. Pada saat ini sudah tiga bank yang telah berubah,” terang dari Deki yang sudah di temui berada di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Polda Metro Jaya untuk hari ini, Kamis (3/9/15).

Ada tiga nama rekening berbeda, tiga bank tersebut di berikan atas nama L, H dan DJ. Dari ketiganya yang menggunakan bank BRI dan BCA.

“Pada awalnya H lalu di komplain menjadi L, sekarang komplain lagi dengan atas nama DJ,” terang dari Deki.

Selain dari itu, beberapa korban yang sudah diberikan janji untuk bisa dapatkan tiket secara fisik selama tiga hari sebelum dari konser tersebut di gelar, yaitu pada tanggal 11 September nanti. Akan tetapi yang malah terus berubah-ubah.

“Setelah itu berubah, mereka sebutkan kalau pas hari H-nya akan diberikan tiket fisiknya,” ujar dari Deki Rahman kepada wartawan.

Seperti keterangan dari Deki, dari situs tersebut sudah aktif selama beberapa bulan ini, di awali pada bulan Juli lalu pada saat di laksanakannya konferensi pers kedatangan Bon Jovi ke negara kita. Ada beberapa korban yang mulai membeli tiket tersebut berada di awal Agustus lalu.

“Untuk yang terakhir mereka membelinya berada di tanggal 31 Agustus, itu masih ada yang membeli tiket itu. Berada di hari ini kita cek masih aktif websitenya,” terang darinya lagi.

Kini dari Deki dan beberapa korban yang lainnya memutuskan untuk laporkan masalah ini kepada Polda Metro Jaya. Dari pengelola situs tersebut akan mendapatkan ancaman pasar 378 KUHP akan masalah penipuan dan juga dari pasal 28 ayat 1 tentang informasi dan transaksi elektronik.

About The Author