Kabar Kriminal – Perlakuan Bejat Tukang Gorengan pada Anak Tirinya.

 

Polisi Polres Jombang mengamankan inisial MS (47), seorang yang setiap harinya berprofresi sebagai penjual yang berasal dari kecamatan Mojoagung, Sabtu (21/01/2017). MS terbukti melakukan tindak asusila pemerkosaan terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur, yaitu DA (16).

Lantas, kasus itu ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang. Dalam proses pemeriksaan, MS telah mengakui melakukan pemerkosaan tersebut sebanyak 6 kali. MS melakukan perbuatan asusila itu lantaran tergiur dengan kemolekan tubuh anak tirinya sendiri. Untuk bisa melakukan tidakan tersebut, MS selalu menebar ancaman sebelum melakukan aksi bejatnya.

Iptu Dwi Retno Suharti, Kepala Unit PPA Sat Reskrim Polres Jombang menerangkan, korban digagahi oleh bapaknya tiri pada waktu siang hari. Yaitu, ketika DA sepulang dari sekolah dan ketika kondisi rumah dalam keadaan sepi. Pelaku membujuk korban supaya mau masuk ke dalam kamar, dengan alasan ada sesuatu hal yang hendak dibicarakan.

Namun setelah masuk dalam kamar, pelaku mulai memaksa anak tirinya untuk diajak berhubungan intim layaknya suami istri. Akan tetapi, DA kaget lantas menolak ajakan bejat MS tersebut. Ternyata penolakan tersebut membuat MS semakin gelap mata dan mulai mengancam tidak mau membiayai sekolah. Tidak berhenti disitu pelaku pun juga mengancam akan menceraikan ibu kandung DA bilamana dia tidak mau menuruti ajakan bejat MS.

Akhirnya korban tidak bisa berbuat apa – apa. DA hanya bisa pasrah ketika sang ayah menggagahi kemolekan tubuhnya. Keperawanan bocah SMA ini akhirnya terenggut dengan paksa oleh ayah tirinya sendiri. Sejak saat itu, tukang gorengan semakin bejat. Disetiap ada kesempatan, DA selalu dijadikan pelampiasan nafsu bejat pelaku.

“Hubungan layaknya suami istri tersebut dilakukan pelaku sebanyak enam kali. Pertama pada tanggal 19 September 2016, kedua 13 Oktober, kemudian ketiga 23 Oktober, keempat 11 Nov 2016, 1 Desember 2016 dan yang terakhir 21 Desember 2016,” jelas Iptu Retno setelah memeriksa tersangka.

Tindakan bejat pelaku akhirnya diketahui oleh istrinya yang juga ibu kandung korban, lantas melaporkan tindakan tersebut ke polisi.

“DA yang sudah menjadi budak nafsu bejat ayah tirinya akhirnya tidak kuasa memendam perlakuan itu. Akhirnya menceritakan bejatnya MS yang ayah tiri nya itu kepada ibunya. Dari situ ibu kandung korban tidak terima atas perlakuan MS kepada anaknya dan segera melaporkan ke pada kami. Selain dilakukan penangkapan MS, kami juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam dan sarung milik MS,” tutup Iptu Retno.

Be Sociable, Share!