Kabar Kriminal Terkini – Pelaku Pedofil Layak Saja Dihukum Kebiri

Penjelasan yang ada dari Ardy Santosa,Pakar urologi RSUP Kariadi Semarang tersebut katakan kalau efek dari suntik kebiri tersebut nantinya tidak akan bisa bersifat untuk permanen. Dari suntik kebiri yang sudah sempat untuk di usulkan oleh banyak pihak menjadi suatu hukuman yang pantas dari para pelaku pelecehan seksual kepada anak-anak.

“Berada di dalam ilmu medis, di namakan dengan nama suntikan antiandrogen. Tujuannya untuk bisa memberikan tekanan hormone testosterone sampai nol atau tidak ada sama sekali yang ada,” ujar dari Ardy.

Seperti dari anggapan dirinya, reaksi yang ada dari suntik antiandrogen tersebut akan bisa  bertahap selama beberapa bulan. Setelah dari itu harus bisa di suntik kembali lagi.

Karena untuk selama ini, lanjut dari dirinya, suntik dari antiandrogen tersebut sudah di gunakan dalam dunia medis kepada para penderita kanker prostat. Di sebabkan karena kanker prostat sangat di pengaruhi karena dari hormone testosterone.

“Jadi teruntuk kepada para pasien kanker prostat perlunya untuk di suntik dengan menggunakan anti androgen itu adalah untuk hormone testosteronnya bisa tertekan menjadi 0. Dan setelah tiga bulan lamanya, si pasien yang harus bisa untuk di suntik kembali antiandrogen tersebut,” ujar darinya memberikan penjelasan.

Dirinya yang sudah tambahkan lagi, efek yang sangat permanen yang nantinya bisa di rasakan adalah jika testisnya bisa langsung di kebiri.

“Itu baru menjadi efek paling permanen. Didalam ilmu medis sendiri, kebiri tersebut masih belum bisa untuk di lakukan. Ada sih namun menggunakan suntik antiandrogen ada, untuk pengobatan,” ujarnya lagi.

Berkaitan dengan adanya suntikan kebiri seperti antiandrogen tersebut, Ardy sebutkan efeknya yang bisa membuat kepada para laki-laki kehilangan dari hasrat seksualnya,dan akan tidak ereksi atau impoten dari jarak rentang waktu tertentu.

“Memang akan bisa untuk di kebiri, karena akan impoten nantinya,” ujar darinya lagi.

About The Author