Kabar Kriminal – Ulah Bejat Penjual Pentol Bakso Berujung Bui

Ulah bejat seorang pemuda di Kabupaten ponorogo, Jatim akhirnya berujung di bui. Pasalnya pemuda itu terbukti membawa kabur seorang gadis yang masih dibawah umur tanpa sepengetahuan dan ijin orang tua gadis tersebut dalam beberapa hari.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kapolsek Sumoroto, Kompol Budi Nurtjahjo, Kamis (26/01/2017). Pada pukul 07.00 WIB beberapa personil Unit Reskrim Polsek Sumoroto yang dipimpin Kanit Reskrim iptu Suyatman berhasil menyiduk tersangka tersebut.

Kompol Budi Nurtjahjo menjelaskan pemuda dituntut untuk mempertanggungjawabkan tindakan bejatnya, yang terbukti telah melanggar pasal 76 e UURI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, Jonto pasaI 64 KUHP dan pasaI 332 KUHP tentang membawa kabur perempuan dibawah umur tanpa seijin orang tua.

Tersangka berinisial Suk (21), warga Ngelak, Desa Cekok, Babadan, Ponorogo. “Suk kami amankan dirumahnya di jaIan lmam Syafi. Suk sendiri sehari – hari berprofesi sebagai penjual pentol bakso,” kata Kompol Budi Nurtjahjo.

Kompol Budi juga menjelaskan, korban bernama Pen (16) sebagai pelajar kelas X SMA Negeri 1 Kauman. Dengan alamat rumah Jalan Lawu, RT 02, RW 01, Desa Yagan, Kecamatan Kauman, Ponorogo.

Kapolsek juga menambahkan, saksi korban ikut bergabung dengan kelompok komunitas punk yang biasanya ngamen di jalan – jalan. “ Korban berangkat dari Ponorogo, ke Madiun, lantas menuju Tulungagung, Blitar dan kembali lagi menuju ke Ponorogo.

Korban sendiri sebelum di ponorogo adalah sebagai pelajar di Jakarta. “ Saat kembali ke Ponorogo, korban lantas berkenalan dengan pelaku kemudian diajak untuk bermalam di salah satu hotel kelas melati di lokasi wisata Ngebel,” tambahnya.

Karena terperdaya bujuk rayu tersebut, korban pun juga dibujuk untuk berhubungan intim layaknya suami istri oleh pelaku sebanyak dua kali, “Pada tanggaI 19 serta 22 Januari 2017 yang menyebabkan korban tidak mau pulang,” ungkap Kompol Budi Nurtjahjo.

Korban berhasil diketemukan di Terminal Seloaji Ponorogo, melalui via Facebook korban bisa dihubungi dengan alasan mau diajak ke Surabaya. Lantas keluarga korban dan petugas Polsek Sumoroto menjemput Pen.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit kendaraan bermotot milik pelaku dan celana dalam milik korban serta celana panjang.

“Kami mengamankan satu buah celana dalam dan celana panjang milik korban dan saat ini pelaku ditahan guna untuk diproses dan mempertangungjawabkan tindakannya,” tutup Kompol Budi Nurtjahjo.

About The Author