Kabar Kuliner – Bonito Jepang Kini Pergi ke Perancis

Bagaimana rasanya menyantap makanan yang namanya okonomiyaki ataupun takoyaki jika tanpa taburan bonito? Rasanya memang tidak lengkap, pastinya. Ikan yang sudah kering bonito ataupun disebut sebagai katsuobushi memang menjadi bahan utama di dalam masakan jepang. Si penambah citra raasa juga umami ini  jelas wajib hadir diantara di dashi ataupun kaldu untuk kebayakan makanan di Jepang.

Maka dari itu, terpenting itu bisa dibayangkan jika elemen yang mendadak langka,seperti yang sudah terjadi di negara eropa. Kelangkaaan dari bonito yang berasal dri eropa ini disebabkan adanya larangan ekspor bonito dari negara Jepang ke Eropa.

Para koki yang ada di eropa lantas memutarkan otaknya untuk bisa mencari penggantinya. Namun, ternyata tak mudah. Bonito hanyal terjual di toko khusus yang ada di seluruh Uni Eropa. Itupun juga bukanlah sebuah produk yang asli dari Jepang.

Sebagian besar dari bonito yang tengah beredar yang ada di eropa berasal dari negera China, Vietnam dan Korea. Harganya juga terbilang fantastis padahal itu yang KW, yaitu sekitar 130 euro atau setara dengan Rp. 1,8 juta untuk perkilonya.

Tapi, saat ini masalah kelangkaan bonito tersebut masih bisa teratasi. Sebuah perusahaan bonito dari jepang yang bernama Makurazaki  telah membuka pabrik yang aad adi Brittany, Prancis. Koki yang berasal dari Eropa juga dapat dengan mudah mendapatkan bonito.

“begitu sangat penting untuk bisa memiliki semangat yang tinggi untuk masalah produk itu, dan tujuannya dari produk itu adalah untuk bisa kelangsungan di hari esok,” jelas Gwenael Perhirin yaitu selaku direktur Makurazaki Prancis yang seperti dikutip dalam AFP pada hari Rabu, 14/12/2016.

Nama Makurazaki ini tengah diambil dari sebuah nama dari kota yang ada di selatan jepang yang memang sduah terkenal dengan industri katsuobushinya. Di kaawasan itu, ada 8 produsen serpihan bonito dan juga produk lainnya yang berasal dari berbagai ikan tuna, itu merupakans ebuah perusahaan kemasan dan juga koperasi para nelayan.

Kandungan lemak ikannya memang tergantung dari makanan yang ada di laut, dan juga dari suhu airnya. Selain hal itu, ikan juga bsia berenang pada kedalaman tertentu dan bisa memiliki kandungan lemak yang tertentu juga.

About The Author