Kabar Kuliner – Ini Sejarah Gudeg yang Sebenarnya

Gudeg merupakan makanan khas dari Indonesia yang dengan sejarah dan juga khasanah gastronomi yang sangat kaya. Kuliner dari daerah DI Yogyakarta ini memang menjadi favorit banyak orang. Begitupun juga bapak Anies Baswedan. Beliau sangat mengidolakan makanan gudeg ini.

Anies telah bercerita bahwasannya gudeg merupakan makanan kesukaannya dari kecil dan sudah menjadi menu sarapan dulu. Sebenarnya apa sih yang membuat menu makanan ini begitu sangat sitimewa, dan sebetulnya darimanakah asal usul gudeg ini?

“Dugeg sudah terlahir jauh setelah adanya perjanjian Giyanti berlangsung. Dari perjanjian Giyanti tersebut adalah kesepakatan diantara Kesultanan Mataram dengan seorang Pangeran Mangkubumi,” jelas Murdijati Gardjito yaitu seorang profesor dan juga seorang peneliti dari pusat kajian makanan tradisional atau PKMMT.

Dari perjanjian Giyanti sudah berlangsung dari tahun 1755. Dan hasilnya adalah dengan adanya pembagian 2 wilayah Mataram menjadi sebuah Kesultanan Surakarta dan juga Kesultanan Yogyakarta. Kemudian setahun kemudian yaitu pada tahun 1756 prajurit dari keratin Yogya  telah dimintai Sultan hamengkubuwono I untu segera membongkar hutan belantara yang adadi kawasann Kotagede.

“Hutan itu memiliki nama Hutan Bering dan disana ternyata banyak sekali pohon nangka, daun so, dan pohon kelapa. Lalu prajurit itu berusaha mengombinasikan dari ketiga bahan itu untuk sibuat sebuah hidangan,” jelas Murdijati.

HUTAN Bering itu juga yang telah menjadi dasar penamaan Pasar Beringharjo yang ada di Yogyajarta. “Karena disaat itu prajurit berjumlah ratusan, jadi mereka memasak dengan menggunakan kuali yang besar terbuat dari logam. Pengaduknya pun juga besar, karena besarnya jadi menggunakan dayung perahu,” tambahnya.

Proses memasak gudeg ini disebut denga hangudek ataupun mengaduk di dalam bahasa Indonesia. hangudek itu terciptalah makanan yang disebut dengan gudeg.

Ternyta dari makanan tak sengaja yang sudah diciptakan para prajurit saat itu kini sudah menjadi ikon dan juga identitas Yogyakarta itu, gudeg ini sudah menjadi identitas dari Yogyakarta. Kepopularitasan gudeg ini telah dimuali dari keluarga prajurit dari Keraton Yogyakarta dan telah menyebar di masyarakat luas.

Dan hingga saat ini, terdapat rumah makan dengan menu utama gudeg sudah tersebar luas dan bakan sampai di seluruh Indonesia. dan yang paling terkenal adalah rumah makan Gudeg yu Djum Wijilan dan banyak warung lesehan juga yang ada di sepanjang Malioboro.

About The Author