Kabar Kuliner – Jerusalem Siap Buka Pintu Wisata Kuliner

 

Warga dan juga para wisawatan yang ada di Jerusalem sangat asyik berpesta kuliner. Dan sebetulnya, di Jerusalem bukanlah destinasi wisata kuliner, tapi dari sepekan belakangan ini ada yang beda. Dari Selasa, 22/11/2016 silam untuk pertama kalinya di Jerusalem telah dgelar acara festival kuliner di Open Retaurants. Kurang lebih selama 5 hari, orang yang telah menjejali gerai hummus dan juga jus delima yang ada di alun-alun kota tua banyak dihuni dari warga Muslim dan Kristinani.

“Kota Tua memang jarang sekali dikenal dari lewat masakan lokalnya,” jelas Havatzelet Ohayon selaku ketua kemolpok dari pasar, yang sudah di kutip dalam laman times of Israel dan semari menyilakan pengunjung yang menghirup aroma yang lezat dari kue yang bertabur wijen di sebuah Open restaurant.

Open Restaurants telah digaagas bersamma para pegiat makanan dan juga para chef. Sebelumnya, 3 tahun terakhir ini festival telah digelar di Kawasan Tel Aviv, Saban maret. Saat ini sudah berpindah dari Jerusalem dan juga telah diikuti restoran, pasar, dari destinasi wisata yang ada di seputar pusat kota.

“Jerusalem jelaslah menjadi sebuah pilihan, dengan adanya Mahane Yehuda yang ada di tengah kota,”jelas Jason Pearlman seorang relasi pers festival itu. “warga dari Tel Aviv dapat mengenai suasana disana, khususnya malam saat gerai itu tutup, namunbar dan juga banayk restoran masih buka.”

Tidak kurang dari 20 acara yang bertema kuliner yang sudah digelar di dalam festival yang teah menggratiskan sebagian makanan itu. juga telah digelar lokakarya, pameran, tur dan juga acara talkshow. Tur yang sudah dipandu oleh seorang chef Assaf granit, Nona Shrier, Nir Tzuk dan juga Yahaloma Levi.

Bagi Pearlman, Jerusalem mempunyai sajian makanan yang beda. Di dalam area terpencill itu biasa disajikan banyak sekali makanan. Dan sementara di area perkotaan sudah dalam membudayakan sajian makanan dari kelas atas adanya Warisan renaisans,  yaitu masa peralihan abad 14 menuju 17.

Selain dari makanan dan juga minuman ada salah satu gerai yang juga menjual rempah-rempah, sea of Herb yaitu mmiliknya Jakob Mowakket. Dari gerai itu adalah warisan dari keluarga yang sudah menurun dari dulu. Selain rempah-rempah ada juga minyak Argan dan juga minyak Maroko.

Be Sociable, Share!