Kabar Kuliner – Nikmatnya Durian Asli Lasem

 

Jika kamu pergi ke Kec. Lasem Jawa Tengah janglah lupa untuk  mampir di wisata durian asli dari Rembang. Ada di sekitar Alun-alun Lasem & juga Jalan Jatinegoro maka kamu dapat menemukan banyak deretan  para penjual durian.

Ada salah satu penjual durian yang ada di jalan Jatinegoro yaitu bernama Nino telah mengatakan bahwa durian yang ada di sekitar Lasem memang berasal dari sebuah desa yang bernama Criwik, Kec.Pancur Rembang. Dia juga telah menyebutkan bahwasannya desa Criwik merupakan daerah penghasil durian yang memang biasa dijajakan di daerah Lasem.

“Durian Criwik  memang dikenal local dengan nama Lasem saja. Tak sampai keluar Lasem karena disanapun sudah banyak sekali peminatnya. Di Lasem dapat ditemukan di Alun-alun LAsem, ada di pinggir jalan Lasem dan juga juga jalan Jatinegoro,” jelas Nino seperti yang sudah dilansir dalam kompas.com pada hari Rabu, 22/02/2017.

Durian Criwik sendiri memang mempunyai beberapa jenisnya yang dapat ditawarkan kepada para konsumen. Nino telah mengatakan durian yang ada di desa Criwik memiliki jenis Bapang, Suro, Kukusan, Cucuk, Mrobyong, Tabu dan juga Montong.

Durian Criwik memang disebut-sebut memiliki rasa yang begitu khas disaat dimakan, yaitu begitu pahit dan manis. “Dibedakan dengan durian yang lain itu memang jauh lebih enak. Jika besar kalah dengan durian yang  lainnya,  namun jika rasa durain yang lainnya pastinya akan kalah. Jika durian Criwik sampai malam akan masih terasa,” jelasnya.

Jika kamu mencicipi durian Criwik yang memiliki jenis Baoang. Daging dari durian Baoang akan cenderung memiliki serat dan juga mempunyai manis yang bercampur dengan sedikit pahit. Makanannya begitu sangat enak.

Memang biasanya durian Criwik akan dinikmati dari para wisatawan yang berkunjung di Lasem. Nino juga telah mengatakan bahwa wisatawan yang berasal dari luar kota misalnya saja Kerawang, Yogyakarta, dan Madiun yang sangat gemar sekali menyantap durian Criwik.

Satu dari buah durian Criwik yang ditawarkan dengan harga dari Rp. 60.000. bagi Nino harga itulah harga disaat musim panen tidak bagus. “Jika murah Rp. 10.000. jika tidak panen biasa Rp. 70.000 jika panennya ray, Rp. 40.000 yang paling ahal,” tambahnya.

Para penjual durian Criwik yang ada di Lasem dapat ditemui kurang lebih pada pukul 08:00 sampai 21:30 WIB. Selain hal itu ada disekitar Lasem, para wisatawan pun dapat langsung mengunjungi dari desa. Criwik guna menemukan durian.

Be Sociable, Share!