Kabar Kuliner – Nikmatnya Sop Durian Bu Susilawati

 

Banyak sekali terlihat para penikmat kuliner yang satu ini. Terlihat seorang perempuan yang sedang asik ngobrol. Disaat ada seorang pengendara berhenti dan membeli sebuah minuman yang sangatlah menyegarkan itu, dengan cepat perempuan itu bangkit dan menyerahkan kursinya itu untuk digunakan pengendara tersebut. Nah, ternyata perempuan itu adalah si pemilik warung namanya Susilawati.

Bu susilowati adalah pemilk warung yang sangat banyak diminati ini yaitu warung Sop durian Wong Kito. Terlihat tubuh mungilnya itu sangat sibuk dengan meracik makanan yang akan dipesan. Sementara ada temannya yang bernama Dhila ini yang sering diajak berdiskusi dan bersiap-siap merapikan pakaiannya. Kemudian terlihat meloncat dari pagar sebuah lapangan Jenderal Sudirman Komando Militer atau Korem 011 Lilawangsa.

Memang lapangan upacara tersebut disetiap sore digunakan sebagai salah satu tempat untuk olahraga para warga yang ada di sekitar. Sebagian juga terlihat berlari mengelilingi lapangan, ada yang bermain voli juga.

Untuk fasilitas dari uparaca militer pastinya lapangan tersebut dilengkapi sebuah sarana olahraga yang memang terbilang sangat lengkap. Tidak heran jika warga memang kerap menggunakan lapangan tersebut untuk berolahraga.

Nah, ada di sepanjang pinggir lapangan tersebut letaknya sebuah warung sop durian yang berjudul Wong kito ini. Susi juga baru memulai bisnis ini pada tahun 2016 silam. “Idenya ini memang dilihat dari kota Medan. Saya menetap di Kota Medan sebelum suami pindah tugasnya ke mari atau Lhokseumawe. Disana memang banyak sekali panganan pinggir jalan, dikarenakan disana tak ada sop durian, makanya saya memilih untuk minuman sop durian,” jelas Susi.

Tangannya yang begitu lincah memasukan jeli, durian, ketan, santan dan dibalur dengan es krim di dalam mangkuk ini telah disiapkan. “Ini pesanannya,” tutur Susi kepada seorang pembeli.

Layaknya seorang pebisnis yang baru, Susi dulunya memakai air gula ini sebagai penggantin santan di dalam sop durian. Namun, ternyata pembeli complain dan menyarankan kepada susi untuk menggantikan dengan santan.

Memang jika menggunakan air gula maka rasa dari ketannya pun akan hilang. Begitu mencoba dengan mengguanakn santan maka rasa ketannya amat sangat terasa. Maka dari itulah dia menetapkan menggunakan santan sebagai kuahnya di dalam sop duriannya itu. Mengenai es krimnya, Susi telah menjelaskan mempunyai 10 rasa es krim yaitu diantaranya ada Kopi, cappuccino, stroberi dan masih banyak yang lainnya.

Setiap harinya Susi dapat menjual kurang lebih 500 porsi dari pukul 12:00 sampai pukul 18:00. Jika ditanyakan mengenai laba yang dia peroleh, ternyata labanyak nyaris 50% lebih dari modal yang sudah dia keluarkan,” jelasnya.

Be Sociable, Share!