Kabar Kuliner – Wisata Kuliner Paling Berbahaya Ala Anthony Bourdain

Anthony Bourdain yang sudah dikenal dengan adanya wisata kuliner yang begitu menantang. Dia tidak hanya menghadirkan dan juga menggandeng banyak orang guna diajaknya berwisata kuliner yang begitu sangat menyenangkan, namun juga telah membawa orang makan di kawasan yang sangat berbahaya.

Sudah bertahun-tahun berkeliling di dunia untuk bisa mencari makanan yang enak, Bourdain telah mengakui jika dia tidak selalu bisa hidup di dalam kesenangan saja. Seperti yang sudah dikutip dalam Daily Meal pada hari Sabtu, 14/01/2017 ada berbagai pengalaman yang sangat unik, berbahaya yang sudah dia alami di banyak negara yang pernah dia datangi.

  1. Beirut

Di tahun 2006 Bourdain telah terbang ke Beirut. Dia jug atelah mengatakan bahwa negara itu mempunyai makanan Timur Tengah yang begitu sangat lezat. Negara itu telah dinilai mempunyai banyak makanan yang lainnya misalnya saja Eropa, Asia dan Amerika.

Namun, pertualangannya itu tak berjalan lancar. Dia telah terperangkap di Beirut disaat ada perang Lebanon-Israel meletus. Disaat dia dan juga timnya menjelajah jalanan yang ada di Beirut, banyak desingan peluru dan juga bom terdengar dimana-mana. Diapun meihta airport yang hancur hanya dengan beberapa mil saja dari hotelnya.

  1. Kongo

Impian yang sangat dia inginkan adalah Bourdain yaitu dengan ke kongo. Negara itu menjadi pilihan setelah bisa membaca buku yang dia favoritkan yaitu Heart of Darkness. Selain hal itu, dia telah berpikir bahwa dari negara itu dapat dikunjunginya dengan seorang diri saja.

Kongo memiliki sejarah yang panjang tentang korupsi,masalah adanya pelanggaran HAM dan juga yang lainnya. disaat berkendara di sebuah perbatasan Rwanda ke Goma, diapun  belajar bahwa  lebih dari 30 tentara pemberontak dan juga militant yang akan berperang. Ada salah satu perang yaitu berjarak 10 mil darinya.

  1. Haiti

Di bulan Februari 2011 silam, Bourdain telah mengunjungi Haiti ada sebuah negara yang telah hancur dikarenakan gempa bumi. Ada negara bukan hanya menghadapi masalah gempa saja namun juga masalah korupsi, kemiskinan dan masih banyak yang lainnya.

  1. Iraqi Kurdistan

Sebelum dapat melakukan adanya rekaman film di negara tersebut, Bourdian dan juga para timnya heruslah menjalani sebuah pelatihan keamanan yaitu dalam beberapa hari. Disaat berkeliling kota, diapun telah dijaga Peshmerga atau pejuang kurdi dan juga  ada 3 orang keamanan dari Inggris yang sudah berpengalaman ada di daerah konflik.

About The Author