Kabar Liga Inggris – Musnahnya Mimpi dari Ranieri

 

Caudio Ranieri memang begitu kecewa atas apa yang telah dialaminya, yaitu berupa pemecatan. Padahal, Ranieri telah memiliki banyak hal yang memang ingin bisa dicapainya kembali bersama Leicestes City.

Ranieri pun harus kehilangan pekerjaannya setelah Leicester City telah memutuskan kontraknya menyusul atas hasil buruh yang telah didapatkan oleh The Foxes pada musim ini. Padahal, pada musim lalu Ranieri sudah sukses mempersembahkan gelar juara Liga Premier Inggris pertama sepanjang sejarah Leicester City.

Namun pada musim ini, semuanya telah berubah drastis. Saat ini The Foxes nampak kesulitan untuk bisa meraih kemenangan serta telah terpuruk pada papan bawah. Kini Leicester City berada pada peringkat 17 dan hanya terpaut satu poin dari tim zona degradasi.

“Memang kemarin merupakan kehancuran dari mimpi saya. Setelah euphoria pada musim lalu serta menjadi juara di Liga Premier Inggris, saya pun bermimpi untuk bisa terus bertahan bersama Leicester City. Ini merupakan klub yang memang selalu saya cintai,” kata Ranieri sebagaimana yang telah dikutip dari Soccerway.

“Namun sayangnya semuanya tak berjalan seperti itu,” imbuhnya.

Dalam kurun waktu satu setengah tahun menjadi pelatih Leicester City, Ranieri telah memiliki rasio kemenangan 44,44 %. Dari 81 kali pertandingan, Ranieri telah meraih 36 kali kemenangan, 22 hasil imbang serta 23 kekalahan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada Rosanna, istri saya serta semua keluarga saya atas segala dukungan tanpa henti yang sudah mereka berikan pada saya selama saya berada di Leicester City,” tambahnya.

“Terima kasih juga saya tujukan kepada semuastad, Andrea dan Paolo yang selalu bersedia untuk menemani saya pada perjalanan yang luar biasa ini. Tentunya juga kepada Steve Kutner (selaku sang agen) serta Franco Granello yang memiliki hal – hal yang luar biasa.”

“Tentu saja ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya akan ditujukan pada Leicester City FC. Perjalanan ini memang begitu luar biasa serta saya pun akan selalu mengingatnya. Juga terima kasih pada semua jurnalis serta media yang sudah datang bersama kami dan menikmati sebuah sejarah yang hebat pada dunia sepakbola.”

“Ucapan terima yang begitu besar pada semua orang yang berada dala klub ini, seluruh pemain, staff serta semuanya yang ada di sana yang menjadi bagian dari kami. Namuan yang terpenting tentu saja para supporter. Anda selalu memberikan dukungan serta mencintai saya semenjak hari pertama saya berada di sana. Saya juga begitu mencintai anda,” pungkas Ranieri.

Be Sociable, Share!