Home » Misteri »

Kabar Misteri – Danau Berbahaya Dunia Yang Sanggup Meledak

 

Mungkin jenis bencana alam terkait ledakan yang biasa kita tahu yaitu tentang gunung berapi serta sambaran petir, tapi pernahkan Anda mendengar danau yang meledak? Terdengar aneh tetapi memang di dunia benar ada danau yang sangup meledak, sebut saja danau Kivu yang terletak di perbatasan Rwanda dn Kongo serta danau Nyos yang ada di Kamerun.

Di kedalaman 300 M, danau Kivu megandung 65 KM kubik jenis gas metana dari jenis bakteri yang bisa menjadi amat berbahaya, juga 256 KM kubik kandungan karbon dioksida, 2 hal ini dapat menjadi sebuah bom waktu yang menghancurkan segala isi danau dan sekitarnya.

Gas metana serta Karbondioksida yang terendap di dasar danau bisa jadi berbahaya bila dipicu aktivitas vulkanik di sekitarnya, aktivitas gunung vulkanik bisa memicu tekanan permukaan danau serta gas metana juga Karbondioksida di dalamnya menjadi naik ke permukaan lalu meledak.

Seorang profesor yang bernama Brian Moss asal University of Liverpool menerangkan “Bayangkan seperti minuman bersoda. Bila terjadi guncangan lalu tutup botol tiba-tiba dibuka, sodanya pasti meledak dan keluar secara cepat. Sama halnya dengan kandungan gas yang ada di dalam danau Kivu bisa meledak bila terguncang sebab aktivitas gunung vulkanik. Diketahui bahwa di sekitar daerah itu banyak terdapat gunung vulkanik”.

Danau Nyos yang ada di Kamerun yang juga memiliki kemiripan dengan danau Kivu sudah menunujukkan dahsyatnya ledakannya di tahun 1986, tak kurang hingga 1.700 korban meninggal serta 3.500 ternak harus mati diakibatkan oleh keracunan gas yang berasal dari dalam danau yang kemudian tercampur di udara.

Peristiwa tersebut menjadi sebuah sejarah kelam pada Afrika yang mana sama sekali tak pernah diduga, dan ternyata hal yang sanggup membuat semua orang lebih tercengang yaitu adanya fakta potensi dari ledakan yang dimiliki Danau Kivu mencapai 1.000 kali lipat dibanding danau Nyos.

Guna mencegah adanya hal buruk yang terjadi, sejumlah ilmuan dibantu pemerintah Rwanda pu melakukan tindakan pengolahan gas metana diubah menjadi tenaga listrik, yang telah berlangsung semenjak tahun 2011. Semoga saja tak ada yang memicu danau tersebut meledak dan menghamburkan gas beracunnya ke udara

Be Sociable, Share!