Kabar MotoGP Australia – Marc Marquez Tidak Pikirkan Masalah Diskualifikasi

Memang sudah menjadi suatu nasib buruk yang sudah di dapatkan Marc Marquez pada saat jalani laga di MotoGP Australia untuk akhir pekan kemarin. Dirinya yang sudah menjadi korban dari regulasi baru yang hanya di rilis untuk laga race di Phillip  Island, Australia. Dirinya sudah mendapatkan hukuman dan langsung untuk di diskualifikasi.

Walaupun dirinya yang sudah meninggalkan dari laga balap MotoGP seri Australia dengan pulang tanpa membawa poin di karenakan terkena regulasi dan didiskualifikasi,  pembalap muda Marc Marquez akui masih tetap memberikan sikap yang lebih positif menjelang dari laga MotoGP seri Jepang yang akan di lagakan untuk akhir pekan ini. Dirinya masih bersemangat tanpa adanya suatu penyesalan tinggi.

Sudah di ketahui di dalam suatu laga Moto GP yang di selenggarkan di negara Kanguru tersebut di tentukan oleh Race Direction untuk bisa melagakan dari balapan yang berjalan hanya 19 lap saja, setelah itu dari para pembalap yang sudah di wajibkan untuk mengganti dari motor mereka dan juga ban di antara dari lap ke 9 dan ke 10. Hal tersebut sudah menjadi kesepakatan dari hasil runding yang di sebutkan kalau ban Bridgestone yang nantinya tidak akan bisa kuat menahan lebih dari 10 lap berada di aspal baru Phillip Island tersebut.

Masih sangat di sayangkan dari Repsol Honda yang masih salah untuk mengartikan dari aturan pit stop terebut. Mereka memberikan perintah kepada Marc Marquez untuk menggantikan motornya atau masuk pit stop untuk  lapke 11. Dan akhirnya yang terjadi Marc Marquez yang langsung mendapatkan bendera hitam dari para pengawas balap tersebut.

“Kami yang mengira bisa melakukan pit stop setelah di lap ke 10, akan tetapi dari kenyataan yang ada itu sudah menjadi suatu kesalahan yang sangat besar. Kami sudah menyusun suatu strategi dan saya sudah mengikuti dari perintah di pit board. Bagaimanapun kami sudah belajar dari adanya suatu kesalahan tersebut, dan saat ini kami lebih fokus kepada gelaran di  Jepang nantinya,” ujarnya kepada Crash.

About The Author

Reply