Home » Olahraga » MotoGP »

Kabar MotoGP – Jelang Race MotoGP Austin, Hubungan Rossi dan Vinales Memanas?

 

Menjelang Race MotoGP Austin, Garasi tim Movistar Yamaha sedikit memanas, hal tersebut dipicu oleh Maverick Vinales dan Valentino Rossi yang hampir bertabrakan saat mereka menjalani sesi kualifikasi kedua di COTA (Circuit of the Americas), pada Minggu (23/04/2017) dini hari. Atas insiden tersebut kedua pembalap itu akhirnya gagal mencetak pole position.

Saat itu Rossi yang mencoba untuk melakukan manuver dengan masuk dari sisi luar dan melakukan aksi yang berbahaya saat di tikungan ke-19. The Doctor memperlihatkan gaya balap yang cukup agresif yang membuatnya nyaris berbenturan dengan Vinales.

Vinales saat itu langsung melakukan pengereman dan mendadak langsung mengurangi kecepatan dari motornya. Untungnya, dia dapat menghindari kecelakaan itu. Setelah insiden itu Vinales tampak marah dan langsung mendekati The Doctor dengan memperlihatkan ketidak senangannya atas insiden yang ditimbulkan oleh rekan setimnya itu. Akan tetapi sebaliknya untuk Rossi, dia malah seperti tidak mempersoalkan masalah insiden yang terjadi itu, dan lantas langsung pergi meninggalkan Vinales.

Setelah selesai sesi kulifikasi MotoGP di Circuit of the Americas, Maverick Vinales mencoba untuk memberikan klarifikasi mengenai insiden yang menimpanya itu. di depan para awak media, dirinya mengatakan bahwa siapa pun yang mengalami hal seperti itu pasti akan langsung meluap emosinya.

“Setiap para pembalap bisa sedikit marah sewaktu mereka tak bisa menyelesaikan lap,” kata Vinales seperti yang dilansir di Crash, Minggu (23/04/2016)

Vinales sendiri akhirnya harus puas dengan berhasil menyelesaikan sesi kualifiaksi dan mendapatkan posisi start kedua setalah dirinya mencatatkan waktu 2 menit 2,871 detik yang terpaut 0,130 detik dari peraih pole position Mark Marquez. Dibelakang Vinales ada rekan setimnya Valentino Rossi yang berhasil mencatatkan waktu tercepatnya 2 menit 3,673 detik.

Vinales yang saat ini juga masih merasa belum bisa memaksimalkan tunggangannya Yamaha YZR-M1. Seperti yang diungkapkan oleh kepala mekaniknya Ramon Forcada. Bahwa Vinales harus bisa melawan nalurinya, supaya performa dari motor YZR-M1 bisa lebih maksimal.

“Vinales mempunyai keinginan motor yang mudah untuk dikuasai dan memiliki traksi seperti Yamaha, dan secepat Ducati dan Honda,” terang Forcada.

Dengan memanasnya hubungan antara kedua pembalap Yamaha ini bukan tak mungkin bakal di manfaatkan oleh Marquez untuk mencuri poin di MotoGP seri ketiga ini.

Be Sociable, Share!