Home » Olahraga » MotoGP »

Kabar MotoGP – Penjelasan Meninggalnya Luis Salom Di Catalunya

 

Melakoni dari laga balapan Moto GP yang berada di Spanyol, terselenggara di Sirkuit Catalunya dimana memberikan  kabar yang sangat mencengangkan para pecinta balapan di seluruh dunia. Dimana pada saat menjalani sesi latihan bebas ada suatu insiden kecelakaan yang sangat mengenaskan. Kecelakaan tersebut telah melibakan sang pembalap dari Moto 2 yang bernama Luis Salom meninggal dunia. Dari kejadian yang sangat mengenaskan ini, sudah terjadi berada di dalam sesi latihan bebas kedua, dimana sudah di laksanakan berada di hari Jumat kemarin (3/6/16).

Ada penjelasan terkait terjadinya insiden tersebut. Seperti yang sudah di sebutkan oleh Dr Angel Charte, dirinya adalah ahli medis di MotoGP. Sang Medical Director tersebut telah menyebutkan tentang masalah tersebut melalui pernyataan resminya tentang crash yang di alami oleh Salom hingga merenggut nyawanya.  Seperti yang sudah di kabarkan di dalam laman media Crash.net untuk hari ini Sabtu (4/6/16) Charte telah menerangkan pada saat tim medis bisa datang ke lokasi kejadian, sang pembalap telah berusia 24 tahun ini mendadak mengalami serangan jantung. Mengerti akan keadaan kondisi Salom tersebut, pada akhirnya tim media Moto GP lanjutkan dengan mengamankan saluran pernafasannya, dengan menggunakan intubasi orotracheal dan pemulihan tetang serangan jantung dan paru-paru  berada di lintasan GP Catalunya tersebut.

Setelah itu diberikan penyangga leher dan mengeluarkan introdusir dari dua pembuluh darah ditambahi dengan proses penekanan ada di bagian dadanya. Setelah dari dari tim media yang berada di lokasi kejadian tetapkan  kepada sang pembalap tersebut dalam kondisi kehilangan fungsi jantungnya. Disebut juga dengan cardiac arrest. Tim medis setelah itu memberikan obat untuk masalah jantungnya.

“Setelah selama 18 menit tindakan dari QPR itu di berikan, setelah tim medis langsung memutuskan untuk bisa mengangkut Salom menggunakan ambulance, agar bisa menyelamatkan nyawnya yang kritis. Pengobatan itu sudah di lanjutkan selama 40 menit di saat dirinya berada di dalam mobil ambulans,” terang dari Charte.

Be Sociable, Share!