Kabar Musik – Endank Soekamti Ingin Ikuti Jejak Green Day

 

Kabar-kabar akhir ini, berasal dari band papan atas Green day. Rencana dari sang vokalis Green Day, yaitu Billie Joe Armstrong mempunyai keinginan untuk bisa menghancurkan punk pop ternyata sejalan dengan pemikiran yang ada di benak Erix Soekamti.

Jauh sebelum dari  Billie Joe Amstrong telah memberikan klaim perang terhadap istilah itu, Erix Soekamti yang telah di ketahui ternyata sudah lebih mempersiapkan konsep untuk bisa lepaskan gelar punk untuk bisa lebih bebas dan merdeka dalam berkarya. Hal ini memang telah di ungkapkan oleh Erix Soekamti berada di dalam salah satu episode Diary of Erix Soekamti (DOES) dimana diberikan judul seperti Punk Is Dad.

“Kita telah mempunyai suatu ramuan untuk band kita Endank Soekamti. Itu yang di maksudkan adalah sebuah kejujuran, berkarya dengan sangat tulus, berkarya dengan hati, dan juga harus bisa dengan rasa. Apa yang ada di dalam kepala sini sudah di tuangkan menjadi sebuah kreatifitas karya seni, tanpa adanya suatu pencitraan dan tendensi,” terang dari Erix Soekamti.

“Kita sendiri yang tidak ingin merasa sangat terkekang dengan satu aturan dan juga kebiasaan yang tidak bisa untuk terus kita lakukan. Mendingan harus bisa terlepas dari itu semua. Lalu kenapa kita harus bisa memaksakan suatu kehendak agar bisa menjadi seorang punk kalau memang harus seperti itu. Jika memang menggunakan fasyen seperti itu, tidaklah kita,” tambahnya lagi.

Erix menambahkan kalau keberhasilannya tersebut sudah di rasakan oleh Endank Soekamti dari sebuah kejujuran mereka di dalam berkarya. Dirinya juga sebutkan kalau istilah punk ini di sematkan oleh pendengar karena dengarkan lagunya, bukanlah hasil dari pemikiran Endank Soekamti.

“Berada di usia kita yang sudah menginjak 15 tahun ini, maka semakin lama untuk genre ini bisa semakin tidak bisa kita pikirkan lagi. Maka dari itu kemerdekaan tersebut menjadi suatu keberaniaan agar bisa menjadi diri sendiri, agar bisa mengapresiasikan musik dengan cara kita sendiri. Endank Soekamti akan bisa bertahan sampai saat ini karena memang apa yang sudah kita mainkan berdasarkan dari identitas kita,” tambahnya.

No related content found.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , , , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author