Kabar Nasional – 100.000 Orang Diminta Mengungsi saat Gunung Agung Memuntahkan Abu Vulkanik

Sebuah letusan besar dari gunung berapi Gunung Agung Bali bisa segera terjadi. Pejabat Indonesia telah memperingatkan, dengan mengatakan bahwa 100.000 orang perlu dievakuasi dari daerah tersebut.

Sejauh ini, 40.000 orang telah dipindahkan dari gunung berapi dan puluhan ribu wisatawan telah terdampar akibat penutupan bandara. Gunung Agung telah memuntahkan abu vulkanik dengan intensitas yang meningkat sejak Selasa (21/11)  lalu, namun setelah aktivitas seismik meningkat dan konfirmasi bahwa gunung berapi tersebut bergeser ke fase magmat, pihak berwenang menaikkan tingkat peringatan ke tingkat maksimum 4 pada Senin (27/11) pagi.

Badan Penanggulangan bencana di Indonesia telah mendesak masyarakat untuk segera mengevakuasi zona eksklusi yang ditunjuk, yang telah diperluas ke radius 8-10 km dari gunung berapi tersebut.

“Kami meminta orang-orang di zona bahaya untuk segera dievakuasi karena ada potensi letusan yang lebih besar,” kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB).

Hingga 40.000 orang telah dievakuasi namun 60.000 lainnya juga perlu pindah, katanya. Gubernur Bali mengatakan bahwa 150.000 lainnya dapat diminta untuk dievakuasi.

“Belum semua warga sudah dievakuasi. Ada yang belum dievakuasi karena hewan ternak mereka belum dievakuasi. Ada yang merasa aman,” kata Sutopo, menambahkan bahwa aparat keamanan berusaha meyakinkan orang untuk pergi namun mereka bisa diungsikan secara paksa. Pihak berwenang juga memperingatkan adanya lumpur berbahaya.

Video yang dirilis oleh badan penanggulangan bencana di Indonesia menunjukkan bahwa air dan puing-puing vulkanik mengalir menuruni lereng Gunung Agung saat hujan turun di pulau itu. Sutopo mengatakan orang harus menjauh dari sungai karena semburan lumpur bisa bergerak cepat dan sering menjadi pembunuh saat terjadi letusan gunung berapi.

Juru bicara bandara Air Ahsanurrohim mengatakan 445 penerbangan dibatalkan, yang menelantarkan sekitar 59.000 turis. Penutupan tersebut berlaku sampai Selasa (28/11) pagi meskipun pejabat mengatakan situasi akan ditinjau setiap enam jam.

Pengukuran instrumental Gunung Agung dimulai setelah letusan besar terakhir terjadi pada tahun 1963, sebuah peristiwa yang berlangsung setahun dan membunuh lebih dari 1.000 orang. Bali adalah tujuan wisata utama Indonesia, dengan budaya Hindu, pantai selancar dan interior hijau subur menarik sekitar 5 juta pengunjung dalam setahun.

About The Author

Reply